Sukses dan Transparan, Pemdes Mekarjaya Gelar Lelang Tanah Kas Desa Tahun Garap 2026-2027 

Foto : Kegiatan Lelang Tanah Kas Desa Mekarjaya (Dok. Kerikil.id)
banner 468x60

Kerikil.id | Indramayu – Pemerintah Desa (Pemdes) Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, sukses menyelenggarakan kegiatan lelang terbuka untuk tanah kas desa berupa tanah bengkok seluas 35 hektar dan tanah titisara seluas 2 hektar. Proses lelang yang diperuntukkan bagi masa garap pertanian tahun 2026-2027 ini dilaksanakan di aula Kantor Kuwu Mekarjaya, Jumat (9/10/2026).

Kuwu Mekarjaya, Sugiyanto, memimpin langsung jalannya acara. Pelaksanaan lelang ini turut dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Gantar, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), jajaran lembaga-lembaga desa, serta para tokoh masyarakat Mekarjaya untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam proses penawaran yang kompetitif, Maman Suparman resmi ditetapkan sebagai pemenang lelang setelah mengajukan penawaran tertinggi senilai Rp160 juta untuk pengelolaan tanah bengkok dan titisara Desa Mekarjaya.

Kondisi karakteristik geografis tanah kas desa yang dilelang tersebut terbagi ke dalam dua klaster. Sebagian lahan berbentuk sawah tadah hujan sementara sebagian lainnya berupa tanah tegalan (lahan kering) yang hanya bisa digunakan untuk budidaya komoditas tanaman hortikultura.

Kuwu Mekarjaya, Sugiyanto, menegaskan bahwa seluruh proses lelang telah dijalankan sesuai prosedur dan mengedepankan asas keterbukaan demi kemaslahatan warga.

“Alhamdulillah, pelaksanaan lelang hari ini berjalan lancar, tertib, dan transparan dengan disaksikan langsung oleh seluruh elemen masyarakat serta pihak kecamatan. Hasil lelang sebesar 160 juta rupiah dari Pak Maman Suparman ini akan kami maksimalkan seluruhnya masuk ke Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk membiayai pembangunan infrastruktur desa serta program pemberdayaan masyarakat Mekarjaya ke depan,” ujar Sugiyanto saat memberikan keterangan pasca-acara lelang.

Di samping mengoptimalkan PADes melalui lelang umum, Pemdes Mekarjaya juga mengedepankan aspek keagamaan untuk pemanfaatan aset desa lainnya.

“Sebagai wujud kepedulian sosial dan keagamaan, kami juga telah menetapkan bahwa lahan seluas 2 hektar dari tanah bengkok desa sengaja tidak dilelang, melainkan dialokasikan khusus dan diperuntukkan bagi keperluan operasional serta kemakmuran Masjid At-Taqwa dan itu tertuang dalam berita acara lelang. Kami ingin aset desa ini juga membawa keberkahan bagi kegiatan keagamaan warga,” tambah Sugiyanto.

Melalui hasil lelang yang maksimal ini, Pemdes Mekarjaya berkomitmen untuk menjaga amanah anggaran dan memastikan pemanfaatannya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat sepanjang tahun anggaran mendatang.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi Kerikil.id
Sumber : Liputan langsung Kegiatan Lelang

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *