Kerikil.id, Indramayu – Warga Desa Karangtumaritis Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu gempar usai tersiar kabar seorang warganya ditemukan tewas bersimbah darah di dalam bengkel tempat usahanya, Selasa (17/2/2026).
Korban diketahui bernama Kasra (60) warga Desa Karangtumaritis. kesehariannya usaha membuka bengkel tamban ban yang berada di depan tempat tinggalnya. Korban tinggal di rumah tersebut bersama isteri dan 1 orang anaknya.
Korban diketahui pertama kali sudah dalam keadaan tidak bergerak dan penuh luka pada sekujur tubuhnya oleh anaknya, Wahyu (19).
Diceritakan Wahyu (19), saat itu sekira pukul 15.30 wib sepulang dari rumah neneknya melihat korban sudah tergeletak di dalam bengkel dalam kondisi mengenaskan.
“Saat itu kondisi rumah memang sepi, tidak orang orang. Saya ke rumah nenek dan ibu saya juga sedang ke luar rumah, hanya bapak sendirian,” ucapnya.
Usai mengetahui bapaknya dengan kondisi yang mengenaskan, Wahyu langsung menghubungi kerabat yang berada tidak jauh dari rumahnya untuk meminta pertolongan.
Kecurigaan pun muncul kalau korban tewas akibat dibunuh yang diduga dilakukan oleh tetangganya yang juga masih kerabat sendiri yang tinggal terhalang 1 rumah dari rumah korban. Pasalnya, menurut Wahyu, sebelum korban ditemukan tewas, dirinya sempat melihat terduga pelaku berdiri di depan rumahnya sambil menenteng golok saat dia melintas hendak menuju rumah neneknya sekitar pukul 14.30 wib. Sedangkan saat itu korban terlihat sedang menambal ban sepeda motor.
“Terduga pelaku sebelumnya memang sering mengancam bapak saya akan dibunuh, saya sendiri tidak tahu ada persoalan apa antara terduga pelaku dengan bapak saya,” terang Wahyu.
Dari kecurigaan itu, warga pun yang sudah berkumpul di rumah korban akhirnya beramai – ramai mendatangi rumah terduga pelaku dan mengamankannya untuk kemudian diserahkan ke pihak kepolisian yang saat itu sudah berada di lokasi.
Sementara itu, Kapolsek Haurgeulis, AKP Maman Kusmanto, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsAap seputar peristiwa tersebut hanya menerangkan kalau kasusnya sudah ditangani pihak Polres Indramayu.
“Dilimpahkan ke Polres, silahkan komunikasi langsung dengan Polres,” tulisnya singkat.(Red)


















