JAKARTA | Pasar ponsel entry-level kembali diramaikan dengan kehadiran perangkat terbaru dari OPPO yang menawarkan kombinasi performa, daya tahan, dan harga ekonomis. Produk ini hadir sebagai jawaban bagi pengguna yang membutuhkan smartphone andal untuk aktivitas harian tanpa harus merogoh kocek dalam.
Mengandalkan dukungan prosesor dari Qualcomm, perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang stabil, mulai dari berselancar di internet, mengakses media sosial, hingga menjalankan gim ringan. Performa yang dihasilkan bahkan mampu mencatat skor pengujian sekitar 200 ribuan pada platform benchmark AnTuTu—angka yang tergolong solid di kelasnya.
Dari sisi tampilan, perangkat ini membawa layar luas 6,67 inci beresolusi HD+ dengan panel LCD yang mampu menampilkan warna cukup tajam dan sudut pandang lega. Meski tidak berfokus pada resolusi tinggi, kualitas visualnya dinilai memadai untuk kebutuhan hiburan seperti menonton video dan aktivitas multimedia sehari-hari.
Untuk fotografi, ponsel ini dibekali kamera utama 8 MP dan kamera depan 5 MP. Konfigurasi tersebut memang sederhana, namun tetap mampu mengakomodasi kebutuhan dokumentasi, swafoto, maupun panggilan video dengan hasil yang layak di kelas harga terjangkau.
Salah satu keunggulan yang menonjol terletak pada sektor daya. Baterai berkapasitas 5.100 mAh memungkinkan penggunaan sepanjang hari dalam skenario normal. Dukungan pengisian cepat 45W juga menjadi nilai tambah, memberikan efisiensi waktu saat pengguna membutuhkan pengisian ulang dengan cepat.
Dengan banderol mulai kisaran Rp 1,5 jutaan, perangkat ini menyasar segmen pengguna pemula, pelajar, hingga masyarakat yang membutuhkan smartphone kedua yang fungsional. Kombinasi chipset yang stabil, layar lega, dan baterai tahan lama menjadikannya alternatif menarik di tengah persaingan ketat ponsel entry-level.
Kehadiran perangkat ini menunjukkan bahwa segmen harga terjangkau kini tidak lagi identik dengan spesifikasi seadanya. Inovasi yang dibawa produsen justru semakin membuka akses teknologi bagi lebih banyak kalangan, sekaligus mempertegas bahwa smartphone andal tidak selalu harus mahal. (*)











