banner 728x250

Australia Laporkan Kasus Campak Terkait Pelancong dari RI, Pemerintah Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Negara

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA | Laporan otoritas kesehatan Australia tentang satu kasus campak pada pelancong dengan riwayat perjalanan dari Indonesia langsung memicu respons cepat pemerintah. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bergerak memperketat pengawasan dan mengaktifkan sistem pemantauan nasional guna mencegah potensi penyebaran lintas negara.

Informasi tersebut diterima melalui mekanisme International Health Regulations (IHR) dan segera ditindaklanjuti oleh Public Health Emergency Operations Center (PHEOC). Pasien yang dilaporkan merupakan perempuan berusia 18 tahun dan diketahui telah menerima vaksin MMR lengkap pada 2009 dan 2012. Hingga kini, kasus tersebut masih bersifat tunggal tanpa laporan kematian.

banner 325x300

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah Indonesia melakukan koordinasi intensif bersama World Health Organization (WHO) Indonesia. Penyelidikan epidemiologi juga telah dimulai dengan melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pelacakan kontak serta pemantauan risiko penularan.

Pengawasan di seluruh pintu masuk internasional diperketat, termasuk pemeriksaan kesehatan dan sistem kewaspadaan dini. Pemerintah memastikan bahwa hingga Minggu (22/2), belum ditemukan kasus tambahan yang berkaitan dengan riwayat perjalanan pasien tersebut.

Secara nasional, campak masih menjadi penyakit yang sangat menular. Sepanjang 2025 tercatat 9.760 kasus terkonfirmasi, sementara pada Januari hingga Februari 2026 terdapat 269 kasus yang dilaporkan. Meski demikian, pemerintah belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak tahun ini.

Kemenkes mengimbau masyarakat, terutama calon pelancong internasional, untuk memastikan imunisasi campak telah lengkap. Warga yang mengalami gejala demam disertai ruam diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar potensi penularan dapat ditekan sejak dini.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *