Site icon KERIKIL.ID

Beri Ruang Silaturahmi, Polisi Tunda One Way di Jalur Puncak demi Hangatnya Lebaran Warga

Fhoto : Korlantas Polri

Kerikil.id, Bogor – Lebaran bukan sekadar tentang perjalanan menuju tempat wisata, tetapi juga perjalanan pulang menuju keluarga. Memahami makna itu, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor memilih pendekatan humanis dengan menunda rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak pada hari pertama Idulfitri.

Di tengah potensi lonjakan wisatawan selama libur Lebaran, aparat kepolisian justru memberi ruang bagi masyarakat lokal untuk menikmati momen kebersamaan tanpa gangguan rekayasa jalan. Skema satu arah atau one way baru akan diberlakukan pada H+1 Lebaran sebagai langkah antisipasi kepadatan kendaraan.

KBO Satlantas Polres Bogor, Ardian Novianto, menjelaskan keputusan tersebut diambil bukan semata pertimbangan teknis lalu lintas, melainkan bentuk penghormatan terhadap tradisi masyarakat yang merayakan hari raya.

“Rekayasa lalu lintas seperti one way akan kita laksanakan di H+1,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).

Menurutnya, hari pertama Lebaran adalah waktu sakral bagi warga setempat untuk bersilaturahmi, mengunjungi keluarga, dan menjalankan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun. Polisi pun memilih hadir sebagai pengayom, bukan sekadar pengatur arus kendaraan.

Kebijakan ini menjadi gambaran bagaimana pengelolaan lalu lintas tidak hanya berbicara soal kendaraan, tetapi juga tentang empati sosial. Dengan menunda rekayasa jalan, masyarakat lokal tetap dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa harus menghadapi pembatasan mobilitas di lingkungan sendiri.

Sementara itu, kondisi arus lalu lintas di kawasan Simpang Gadog hingga Jalur Puncak masih terpantau lancar dan kondusif. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melaju dengan kecepatan sedang, baik menuju kawasan wisata maupun arah sebaliknya.

Meski situasi relatif terkendali, personel kepolisian tetap disiagakan di sejumlah titik krusial, terutama di persimpangan jalur alternatif menuju Jalan Raya Puncak. Kehadiran petugas menjadi bentuk kesiapan sekaligus rasa aman bagi para pengguna jalan selama masa libur berlangsung.

Di balik strategi rekayasa lalu lintas itu, tersimpan pesan sederhana: menjaga kelancaran perjalanan penting, tetapi menjaga kebahagiaan masyarakat saat Lebaran jauh lebih utama.

Sumber: Korlantas Polri

Editor: Redaksi

Exit mobile version