Kerikil.id, Indramayu – Semangat kebersamaan Ramadan terasa hangat di Aula Utama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu saat keluarga besar Nahdlatul Ulama menggelar buka puasa bersama bertema “Harmoni Keluarga Besar Nahdlatul Ulama”, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan ini menjadi ruang pertemuan lintas elemen, mempertemukan tokoh agama, pemerintah, legislatif, serta organisasi kemasyarakatan dalam suasana silaturahmi yang akrab dan penuh nilai persaudaraan.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Indramayu Syaefudin, Kapolres Indramayu, Ketua PWNU Jawa Barat, Anggota DPR RI Dedi Wahidi, perwakilan Kementerian Agama, jajaran Kodim 0616 Indramayu, MUI, Baznas, anggota DPRD, Direktur Utama Perumdam TDA, serta jajaran pengurus NU Kabupaten Indramayu.
Ketua PCNU Indramayu, KH M Mustofa, menegaskan bahwa buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wadah memperkuat persaudaraan dan mempererat hubungan antar elemen masyarakat.
Menurutnya, tema yang diusung mencerminkan nilai dasar Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan serta membangun semangat saling mendukung dalam menjalankan tanggung jawab keagamaan dan kebangsaan.
“Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati Indramayu, H Syaefudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi Nahdlatul Ulama yang selama ini konsisten menjaga stabilitas sosial dan kehidupan masyarakat yang harmonis di daerah.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan menjadi kunci penting dalam mendorong pembangunan yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.
“NU memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan sosial serta membangun karakter masyarakat. Sinergi ini harus terus diperkuat,” katanya.
Hal senada disampaikan Anggota DPR RI Dedi Wahidi yang menilai NU sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan.
Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Barat, H Juhadi Muhammad, menekankan bahwa nilai harmoni dalam keluarga besar NU harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat yang toleran dan damai.
“Ramadan mengajarkan bukan hanya ibadah personal, tetapi juga kepedulian sosial dan penguatan hubungan antarsesama,” tuturnya.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Subbanul Wathon, tawasul serta doa bersama, dilanjutkan sambutan para tokoh hingga berbuka puasa bersama seluruh undangan.
Suasana hangat tampak ketika para peserta saling berbincang dan membangun komunikasi lintas sektor, mencerminkan semangat persatuan yang menjadi ruh kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, PCNU Indramayu berharap soliditas internal organisasi semakin kuat sekaligus memperluas sinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan masyarakat Indramayu yang religius, harmonis, dan sejahtera.(*)

