Kerikil.id | Jakarta – Di balik lancarnya distribusi barang yang sampai ke tangan masyarakat, terdapat sistem logistik yang terus bergerak dan bertransformasi mengikuti kebutuhan zaman. Menjawab tantangan itu, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kini memperkuat langkahnya dengan menghadirkan infrastruktur pergudangan modern di berbagai daerah sebagai bagian dari pengembangan layanan logistik terintegrasi nasional.
Pada tahun 2026, anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) tersebut menargetkan pembangunan fasilitas gudang finished goods di Bandung dan Purwokerto. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar KAI Logistik dalam memperluas kapasitas distribusi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengatakan penguatan sektor pergudangan menjadi salah satu fokus penting perusahaan dalam menjawab kebutuhan industri logistik yang terus berkembang.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI Logistik untuk menghadirkan layanan logistik yang beragam, mulai dari distribusi, layanan pra-purna, hingga layanan penunjang logistik lainnya,” ujar Aniek.
Menurutnya, KAI Logistik tidak lagi hanya berperan sebagai penyedia jasa distribusi berbasis kereta api, tetapi juga menjadi bagian penting dalam ekosistem logistik nasional yang mampu menghadirkan solusi menyeluruh bagi berbagai kebutuhan pelanggan.
Gudang modern yang direncanakan berdiri di Bandung dan Purwokerto tersebut ditargetkan mulai terealisasi pada September 2026. Fasilitas itu akan mendukung penyimpanan berbagai komoditas, mulai dari produk makanan hingga bahan kimia, lengkap dengan area perkantoran dan fasilitas penunjang lainnya.
Menariknya, pengembangan gudang tersebut juga mengusung konsep ramah lingkungan dan efisiensi energi. Selain dilengkapi fasilitas cold storage untuk menjaga kualitas bahan pangan, KAI Logistik juga akan memanfaatkan panel surya (solar panel) guna mendukung operasional yang lebih berkelanjutan.
“Selain modern, gudang ini kami rancang dengan fasilitas cold storage serta pemanfaatan solar panel sebagai bagian dari efisiensi energi dan dukungan terhadap operasional yang lebih ramah lingkungan,” jelas Aniek.
Di tengah pertumbuhan industri logistik nasional yang terus meningkat, penguatan infrastruktur pergudangan dinilai menjadi langkah strategis. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor transportasi dan pergudangan Indonesia tumbuh sebesar 8,04 persen secara tahunan pada Triwulan I 2026.
Kini, pergudangan tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan barang, melainkan berkembang menjadi pusat distribusi dan pengelolaan inventori yang memegang peranan penting dalam menjaga kualitas barang serta meningkatkan efisiensi rantai pasok.
Sebelumnya, KAI Logistik juga telah merampungkan pembangunan dua gudang di Jakarta Gudang dan Cirebon guna memperkuat layanan operasional dan kebutuhan pelanggan.
Melalui pengembangan ini, KAI Logistik menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan logistik yang andal, efisien, dan berkelanjutan di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.
“Penguatan infrastruktur pergudangan menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pasar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Aniek.
Sebagai perusahaan logistik berbasis kereta api, KAI Logistik saat ini menghadirkan berbagai layanan melalui tiga segmentasi utama yakni KALOG Express, KALOG Plus, dan KALOG Pro yang mendukung layanan distribusi logistik terpadu berbasis teknologi.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Humas KAI Logistik – Diolah Redaksi

