Site icon KERIKIL.ID

Dari Ruang Command Center, Arah Masa Depan Indramayu Mulai Dirancang

Foto: Diskominfo indramayu

Kerikil.id |  Suasana berbeda terasa di Indramayu Command Center (ICC), Rabu (1/4/2026). Di balik layar monitor besar dan sambungan rapat daring yang menghubungkan berbagai kecamatan, arah masa depan pembangunan Kabupaten Indramayu mulai dirumuskan.

Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027, sebuah forum tahunan yang menjadi titik awal lahirnya berbagai program pembangunan daerah.

Bupati Indramayu Lucky Hakim membuka kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Aep Surahman, sementara para kepala perangkat daerah mengikuti jalannya forum baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Bagi sebagian masyarakat, Musrenbang mungkin hanya terdengar sebagai agenda formal pemerintahan. Namun di ruang inilah berbagai kebutuhan warga mulai dari jalan desa, layanan kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan pangan mulai diterjemahkan menjadi rencana nyata.

“Semua yang kita rencanakan bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Lucky Hakim dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak lagi sekadar proyek fisik, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Sinkronisasi antara program daerah, provinsi, dan pemerintah pusat disebut menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih.

Dalam pemaparannya, Lucky menyebut sejumlah prioritas pembangunan tahun 2027, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur, pemerataan wilayah, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengurangan risiko bencana, hingga penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, pemerintah dituntut lebih selektif menentukan program prioritas yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

Di sinilah Musrenbang menjadi ruang penting demokrasi pembangunan, tempat aspirasi masyarakat dipertemukan dengan kemampuan anggaran pemerintah. Keputusan yang lahir bukan sekadar angka dalam dokumen, tetapi menentukan wajah Indramayu beberapa tahun ke depan.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Nurhayati turut menyampaikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang berasal dari hasil reses dan dialog langsung anggota dewan dengan masyarakat di berbagai wilayah.

Menurutnya, aspirasi masyarakat harus menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Perencanaan pembangunan harus realistis dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dokumen Pokok-Pokok Pikiran DPRD secara simbolis diserahkan kepada Bupati Indramayu sebagai bagian dari integrasi perencanaan pembangunan.

Sementara itu, Plt Kepala Bapperida Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis yang mempertemukan berbagai kepentingan pembangunan agar arah kebijakan daerah tersusun secara komprehensif dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus selaras dengan dokumen pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD), sekaligus mampu menjawab tantangan masa depan.

Forum tersebut diikuti unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa dan lurah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Harapan besar pun menggantung pada hasil Musrenbang ini. Sebab bagi masyarakat, keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya rapat yang digelar, melainkan dari perubahan nyata yang bisa dirasakan  jalan yang lebih baik, layanan publik yang cepat, serta kesempatan ekonomi yang semakin terbuka.

Hingga berita ini ditulis, rincian prioritas anggaran RKPD Kabupaten Indramayu Tahun 2027 masih dalam tahap pembahasan lanjutan sebelum ditetapkan secara resmi.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Exit mobile version