Kerikil | Sore itu, aktivitas warga di Kota Bandung sempat terganggu ketika pohon besar tumbang akibat cuaca ekstrem. Jalan tertutup, sebuah rumah warga terdampak, dan kekhawatiran pun sempat menyelimuti lingkungan sekitar. Namun di tengah situasi tersebut, kehadiran Tim SAR Kompi 3 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Jawa Barat membawa harapan dan rasa tenang bagi masyarakat, Jumat (3/4/2026).
Respons cepat dimulai sejak pukul 14.45 WIB melalui apel kesiapsiagaan personel dan pengecekan perlengkapan. Tanpa menunda waktu, tim segera bergerak menuju lokasi kejadian di kawasan Setiabudi, Kota Bandung.
Sesampainya di lokasi pertama di samping Sekolah Santo Aloysius sekitar pukul 16.45 WIB, kondisi pohon tumbang memang telah ditangani sebagian. Namun personel tetap siaga dengan melakukan pengaturan lalu lintas agar aktivitas warga dapat kembali berjalan aman dan lancar.
Tak lama berselang, informasi mengenai pohon tumbang lain di kawasan KPAD Gegerkalong diterima tim. Tanpa jeda panjang, personel kembali bergerak menuju lokasi kedua demi memastikan tidak ada warga yang terdampak lebih jauh.
Di lokasi tersebut, tim menemukan satu rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa reruntuhan pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Personel SAR bersama aparat kewilayahan segera melakukan evakuasi material pohon, membersihkan area rumah, serta memastikan lingkungan kembali aman.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat, terutama saat menghadapi situasi darurat.
“Prioritas utama adalah keselamatan warga dan pemulihan kondisi lingkungan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.
Menjelang malam, sekitar pukul 18.45 WIB, tim melanjutkan pemotongan batang pohon yang menutup Jalan Sukasari menggunakan mesin senso. Perlahan namun pasti, akses jalan yang sempat terhenti akhirnya kembali terbuka.
Setelah seluruh proses evakuasi selesai dan situasi dinyatakan aman pada pukul 19.40 WIB, tim melaksanakan apel konsolidasi sebelum kembali ke kesatuan. Jalan kembali dilalui kendaraan, rumah warga telah dibersihkan, dan suasana lingkungan berangsur normal.
Bagi warga sekitar, kehadiran personel Brimob bukan hanya membantu membersihkan reruntuhan, tetapi juga menghadirkan rasa aman di tengah situasi yang sempat menimbulkan kecemasan.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa dalam setiap kondisi darurat, sinergi dan kepedulian tetap menjadi kekuatan utama untuk membantu masyarakat bangkit kembali.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Diolah dari Rilis Humas Polda Jabar

