Site icon KERIKIL.ID

Dianggap Canggih dan “Bebas Repot”, Motor Injeksi Justru Butuh Perawatan Lebih Teliti

JAKARTA | Perkembangan teknologi otomotif membuat sepeda motor injeksi semakin diminati masyarakat. Sistem yang serba otomatis dan diklaim lebih irit bahan bakar kerap menimbulkan anggapan bahwa motor jenis ini tidak lagi membutuhkan perawatan rutin. Namun, persepsi tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.

Motor injeksi memang dirancang dengan teknologi modern yang mampu mengatur suplai bahan bakar secara presisi melalui sistem elektronik. Akan tetapi, justru karena mengandalkan sensor dan komponen digital, kendaraan ini membutuhkan perawatan yang lebih terukur agar tetap bekerja optimal.

Pakar otomotif menjelaskan bahwa sistem injeksi terdiri dari sejumlah komponen vital seperti injector, throttle body, pompa bahan bakar, hingga Electronic Control Unit (ECU). Komponen-komponen tersebut sangat sensitif terhadap kotoran, kualitas bahan bakar, serta kondisi kelistrikan.

Jika injector mulai tersumbat akibat residu bahan bakar, misalnya, suplai bensin menjadi tidak merata. Dampaknya bisa dirasakan langsung oleh pengendara, mulai dari tarikan mesin yang terasa berat, konsumsi BBM lebih boros, hingga mesin tersendat.

Selain itu, filter udara yang jarang dibersihkan juga dapat mengganggu keseimbangan campuran udara dan bahan bakar. Sistem injeksi yang seharusnya bekerja presisi justru kehilangan akurasi karena aliran udara tidak maksimal.

Faktor kelistrikan pun tak kalah penting. Motor injeksi sangat bergantung pada kondisi aki. Tegangan listrik yang lemah dapat mengganggu kinerja sensor dan sistem pengapian, bahkan menyebabkan motor sulit dihidupkan.

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi juga menjadi penyebab umum menurunnya performa motor injeksi. Bahan bakar berkualitas rendah lebih mudah meninggalkan endapan yang dalam jangka panjang dapat merusak sistem.

Dengan demikian, meski dikenal lebih modern dan praktis, motor injeksi tetap memerlukan perawatan berkala. Teknologi tinggi bukan berarti bebas perhatian, melainkan menuntut pemilik kendaraan lebih disiplin dalam menjaga kondisi mesin.

Kesadaran akan pentingnya perawatan inilah yang menjadi kunci agar motor injeksi tetap irit, bertenaga, dan berumur panjang. (*)

Exit mobile version