banner 728x250
Opini  

Expo atau Pasar Malam? UMKM Soroti Arah Pameran Hari Jadi Majalengka

Taufik Hidayat (Pimred Min.co.id)
banner 120x600
banner 468x60

Majalengka yang kini terus bergerak maju di bawah kepemimpinan Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan dikenal dengan semangat Menuju Majalengka Langkung SAE.

Pembangunan infrastruktur, peningkatan konektivitas wilayah, hingga penguatan ekonomi lokal menjadi capaian yang dirasakan masyarakat.

banner 325x300

Namun, geliat kemajuan tersebut dinilai belum tergambar utuh dalam penyelenggaraan expo tahunan, khususnya saat peringatan Hari Jadi Kabupaten.

Para pelaku UMKM menilai expo masih kerap disatukan dengan pasar malam, sehingga tujuan utama pameran pembangunan menjadi kurang optimal.

“Expo seharusnya menjadi etalase pembangunan dan produk unggulan daerah. Ketika disatukan dengan pasar malam, fokus pengunjung lebih tertarik pada hiburan dan jajanan, bukan pada produk lokal atau capaian pembangunan,” ujar salah satu pelaku UMKM Majalengka.

Kondisi tersebut membuat stand UMKM lokal dan pameran dinas-dinas sering kali kurang mendapat perhatian.

Padahal, produk UMKM Majalengka merupakan hasil karya masyarakat setempat yang memiliki kualitas dan potensi bersaing.

Para pelaku usaha menegaskan bahwa mereka tidak menolak hiburan rakyat. Pasar malam dinilai tetap memiliki nilai ekonomi dan daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Namun, diperlukan konsep yang lebih jelas agar kedua kegiatan tidak saling meniadakan fungsi.

UMKM berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi dan penataan ulang konsep expo ke depan.

Pemisahan antara pameran pembangunan dan pasar malam dinilai menjadi solusi agar expo dapat tampil lebih fokus, edukatif, dan berdaya guna.

Dengan konsep yang lebih terarah, expo diharapkan mampu menjadi ajang promosi unggulan daerah, memperkuat kebanggaan masyarakat, serta menarik minat pengunjung dari luar Majalengka.

“Expo bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wajah kemajuan daerah. Jika ditata dengan baik, expo bisa menjadi simbol Majalengka yang benar-benar langkung SAE,” pungkasnya. (*)

Peenulis : Taufik Hidayat      ( Pimred Min.co.id)
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *