banner 728x250
News  

Gangguan di Pasarsenen Picu Keterlambatan KA, KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pelanggan

Foto: Humas PT KAI Daop 7 Madiun
banner 120x600
banner 468x60

Kerikil.id | Madiun – Perjalanan kereta api jarak jauh pada Jumat (22/5/2026) sempat mengalami keterlambatan akibat gangguan operasional di emplasemen Stasiun Pasarsenen, Jakarta. Situasi tersebut berdampak pada sejumlah perjalanan kereta api, termasuk beberapa rangkaian yang melintas maupun menuju wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun.

Di tengah aktivitas masyarakat yang menggantungkan perjalanan pada moda transportasi kereta api, keterlambatan ini tentu menghadirkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan bagi para pelanggan. Menyikapi hal tersebut, KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan seluruh perjalanan tetap diberangkatkan setelah proses normalisasi jalur berhasil dilakukan.

banner 325x300

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pihaknya memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan tersebut.

“Kami memohon maaf atas kendala gangguan operasional yang terjadi di emplasemen Stasiun Pasarsenen. Namun saat ini petugas berhasil menyelesaikan penanganan dan normalisasi jalur sehingga perjalanan kereta api telah kembali normal dan seluruh perjalanan tetap diberangkatkan walaupun mengalami keterlambatan,” ujar Tohari.

Adapun sejumlah Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang mengalami keterlambatan di antaranya:

  • KA 246B Majapahit relasi Pasarsenen–Malang terlambat sekitar 20 menit;
  • KA 152 Brantas relasi Pasarsenen–Blitar terlambat sekitar 144 menit;
  • KA 270 Matarmaja relasi Pasarsenen–Malang terlambat sekitar 130 menit;
  • KA 162 Bangunkarta relasi Pasarsenen–Jombang terlambat sekitar 97 menit;
  • KA 90 Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng terlambat sekitar 115 menit.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan service recovery bagi penumpang yang terdampak keterlambatan. Kompensasi tersebut diberikan baik di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta berupa minuman, makanan ringan hingga makanan berat, disesuaikan dengan durasi keterlambatan perjalanan.

Tak hanya itu, pelanggan yang memilih membatalkan perjalanan akibat dampak gangguan operasional tersebut juga diberikan fasilitas pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan melalui loket stasiun yang ditunjuk.

KAI menegaskan komitmennya untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dalam setiap perjalanan kereta api. Evaluasi menyeluruh juga akan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain kepada penumpang, KAI Daop 7 Madiun turut mengimbau masyarakat yang melakukan penjemputan di sejumlah stasiun agar menyesuaikan waktu kedatangan dengan perkembangan keterlambatan perjalanan kereta api, sehingga aktivitas di area stasiun tetap berjalan tertib dan lancar.

Di balik keterlambatan yang terjadi, upaya cepat petugas di lapangan dalam melakukan penanganan dan pemulihan jalur menjadi bagian penting untuk memastikan perjalanan kereta api kembali berjalan aman dan normal.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Humas PT KAI Daop 7 Madiun – Diolah Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *