Kerikil.id, Tangsel – TNI menabuh genderang perang terhadap sampah. Menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, TNI menggelar karya bakti terpadu pembersihan lingkungan secara serentak di berbagai wilayah strategis tanah air, mulai dari Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta di Bali, Kota Tangerang Selatan, hingga Pantai Teluk Dalam Ambon.
Aksi berskala nasional ini melibatkan ribuan personel lintas matra dan instansi sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga kebersihan lingkungan, melestarikan kawasan pesisir, serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, relawan, dan masyarakat.
Di Provinsi Bali, prajurit Kodam IX/Udayana dikerahkan membersihkan Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta, dua ikon pariwisata nasional dan internasional yang selama ini menjadi wajah Indonesia di mata dunia. Pembersihan dilakukan secara terpadu dengan dukungan alat berat, kendaraan beach cleaner, serta truk pengangkut sampah, guna memastikan penanganan berjalan cepat, efektif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, di Kota Tangerang Selatan, Banten, persoalan sampah yang telah masuk kategori darurat mendapat perhatian serius. Sebanyak 1.200 personel gabungan dari Korem 052/Wijayakrama bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan turun langsung menangani tumpukan sampah di tujuh kecamatan. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah sehari-hari.
Di wilayah timur Indonesia, semangat serupa digaungkan di Pantai Teluk Dalam Ambon, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku. Aksi bersih pantai yang digelar Rabu (4/2/2026) tersebut menjadi bukti kepedulian TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian lingkungan maritim sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat dan dunia pendidikan.
Melalui karya bakti terpadu ini, TNI menegaskan kehadirannya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjawab tantangan lingkungan hidup. Perang terhadap sampah dimaknai sebagai bagian dari upaya kolektif menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah bagi generasi mendatang. (*)


















