Kerikil.id, Indramayu – Memasuki usia yang ke-24, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Indramayu, menggelar acara peringatan Hari Lahir (Harlah) yang dikemas dalam format Apel Akbar Hybrid yang mengedepankan nilai spiritual, intelektual dan penguatan persaudaraan di Aula Kantor Kuwu Sidamulya Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu, Sabtu (27/3/2026).
Harlah GMBI ke-24 mengusung tema “Solidaritas Tanpa Batas” yang merupakan manifestasi modern dari nilai-nilai luhur LSM GMBI yaitu, doktrin kesatuan, kebersamaan dan bela negara.
Hadir pada acara tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bongas, Kuwu Sidamulya, Suwarno, yang juga merupakan kader GMBI, seluruh pimpinan KSM LSM GMBI se-Kabupaten Indramayu serta perwakilan dari tokoh masyarakat setempat.
Dikatakan Ono Cahyono, Ketua Distrik GMBI Indramayu, diusia yang ke-24 GMBI bertransformasi untuk tidak hanya organisasi berbasis masyarakat bawah tetapi juga unggul secara intelektual dengan mengedepankan soft skill dan regenerasi (kaderisasi).
“Momentum Harlah kali ini harus benar – benar diikuti oleh seluruh anggota GMBI untuk ikut serta bertransformasi mengikuti perkembangan jaman di era digitalisasi yang semakin canggih untuk menambah wawasan. Karena, ketika kita tidak melakukan perubahan maka kita akan terlibas,” ujar Ono Cahyono.
Pemotongan tumpeng Harlah GMBI ke-24 Distrik Indramayu
Acara ditutup dengan pembacaan do’a dan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dimana memasuki usia yang ke-24 ini GMBI masih tetap eksis berdiri sebagai bagian dari anak bangsa yang ikut serta memperjuangkan keadilan untuk masyarakat dan salah satu komponen bela negara. (Red)

