Kerikil, Indramayu – Senyum lega kini menghiasi wajah guru dan siswa SMPN 1 Cikedung. Jalan di depan sekolah mereka yang selama bertahun-tahun rusak parah, akhirnya diperbaiki dan dicor permanen oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Sebelumnya, kondisi jalan penuh lubang, licin saat hujan, dan sering dilalui kendaraan berat. Situasi itu membuat aktivitas warga, khususnya para pelajar, kerap terganggu hingga menimbulkan kecelakaan kecil.
Kepala SMPN 1 Cikedung, Komara Subekti, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, jalan baru ini memberi manfaat besar bagi keselamatan dan kenyamanan belajar siswa.
“Selama bertahun-tahun jalan ini rusak dan berbahaya. Banyak siswa yang jatuh ketika musim hujan karena licin dan berlubang. Alhamdulillah sekarang jalannya sudah mulus, anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa rasa khawatir,” ujarnya saat mendampingi Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang meninjau lokasi pada Senin (26/8/2025).
Menurut Komara, lokasi sekolah yang berada di Desa Loyang sangat terdampak jalan rusak. Bahkan, baju siswa kerap kotor saat tiba di kelas. Kini, kondisi tersebut tak lagi menjadi keluhan.
Kebahagiaan juga dirasakan para siswa. Aulia, siswi kelas IX, mengaku lebih bersemangat berangkat sekolah setelah jalan diperbaiki.
“Dulu sering takut kalau berangkat sekolah, apalagi habis hujan, jalannya becek dan licin. Pernah juga teman saya jatuh. Tapi sekarang jalannya bagus, jadi lebih semangat ke sekolah,” katanya sambil tersenyum.
Perbaikan jalan sepanjang 860 meter dengan lebar 4,5 meter di Desa Loyang yang menjadi jalur penghubung Cikedung–Jatimulya ini memang sangat dinantikan warga. Kehadiran jalan mulus tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi ribuan pelajar yang melintasinya setiap hari.(*)