Site icon KERIKIL.ID

KAI Logistik Kirim 25 Kereta untuk Dukung Mobilitas Masyarakat

Foto: PT Kereta Api Logistik

 Min.co.id | Jakarta – Di balik perjalanan panjang kereta api yang setiap hari mengantarkan masyarakat menuju tempat tujuan, ada proses logistik besar yang bekerja tanpa banyak terlihat. Akhir Mei 2026 ini, PT Kereta Api Logistik kembali mendapat kepercayaan untuk menangani pengiriman heavy cargo berupa 25 unit kereta menuju wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Penugasan tersebut menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan anak usahanya dalam mendukung peningkatan kapasitas transportasi kereta api nasional.

Sebanyak 25 kereta dikirim secara bertahap dari wilayah Daop 1 Jakarta menuju Divre IV Tanjung Karang melalui layanan logistik terintegrasi milik KAI Logistik.

Di balik pengiriman raksasa itu, tersimpan harapan untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih nyaman dan andal bagi masyarakat Sumatera.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti mengatakan pengiriman tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara induk dan anak perusahaan dalam mendukung operasional transportasi kereta api di Indonesia.

“Melalui pengiriman 25 unit kereta ini, KAI Logistik berkomitmen untuk mendukung kesiapan sarana operasional kereta api penumpang di wilayah Sumatera, khususnya Sumatera Bagian Selatan,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang kereta api di wilayah luar Jawa seperti Sumatera dan Sulawesi pada Triwulan I tahun 2026 mencapai sekitar 1,9 juta orang atau rata-rata 637 ribu penumpang setiap bulan.

Karena itu, penambahan sarana transportasi dinilai penting untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.

Proses pengiriman dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics yang memiliki kemampuan khusus menangani pengiriman logistik berskala besar.

Dalam tahap pengiriman kali ini, sebanyak 25 unit kereta terdiri dari 18 kereta penumpang, 3 kereta makan, dan 4 kereta pembangkit dengan total bobot mencapai 773 ton.

Seluruh proses dilakukan dengan standar operasional ketat, mulai dari pemuatan, pengamanan selama perjalanan, hingga distribusi menuju lokasi tujuan.

Aniek menjelaskan distribusi dilakukan menggunakan jalur multimoda terintegrasi untuk memastikan proses pengiriman berjalan optimal dan efisien.

“Distribusi kereta ini dilakukan mulai tanggal 24 Mei 2026 melalui rute pengiriman dari Stasiun JICT di wilayah Daop 1 Jakarta. Seluruh proses pengiriman diestimasikan dapat diselesaikan dalam waktu 60 hari,” jelasnya.

Meski demikian, proses pengiriman disebut berpotensi selesai lebih cepat seiring penerapan pola kerja operasional yang efisien di setiap tahapan distribusi.

Bagi masyarakat Sumatera Bagian Selatan, tambahan sarana kereta api tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan perjalanan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Tak hanya soal transportasi, keberhasilan distribusi ini juga diharapkan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi regional melalui layanan logistik dan mobilitas yang semakin baik.

Sebagai perusahaan yang fokus pada layanan distribusi logistik terpadu berbasis kereta api, KAI Logistik terus memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi logistik nasional melalui berbagai layanan seperti KALOG Express, KALOG Plus, hingga KALOG Pro.

Melalui komitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan terintegrasi, KAI Logistik berharap dapat terus mendukung pengembangan transportasi publik serta memperkuat konektivitas nasional di berbagai wilayah Indonesia.

Di balik rel panjang dan perjalanan lintas pulau tersebut, ada kerja besar yang memastikan masyarakat tetap bisa bergerak, terhubung, dan melanjutkan aktivitas kehidupan setiap harinya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) – Diolah Redaki

 

Exit mobile version