banner 728x250
News  

Kapal Meledak di Selat Hormuz, Tiga ABK WNI Hilang dan Satu Alami Luka Bakar

Kapal Meledak di Selat Hormuz, Tiga ABK WNI Hilang dan Satu Alami Luka Bakar

banner 120x600
banner 468x60

Kerikil.id, Jakarta – Insiden ledakan dan kebakaran yang menimpa kapal Musaffah 2 di perairan Selat Hormuz, Jumat (6/3/2026) dini hari, mengakibatkan tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang, sementara satu lainnya mengalami luka bakar.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Pemerintah Indonesia juga mendesak dilakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden yang terjadi di jalur pelayaran internasional tersebut.

banner 325x300

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangan video di Jakarta, Minggu (8/3/2026), menjelaskan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat di perairan antara Uni Emirat Arab dan Oman.

Saat kejadian, kapal berbendera Uni Emirat Arab tersebut tengah melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan. Namun secara tiba-tiba kapal Musaffah 2 meledak dan terbakar.

“Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini dan perwakilan RI sedang berkoordinasi dengan otoritas Uni Emirat Arab dan Oman serta pihak perusahaan kapal,” ujar Yvonne.

Berdasarkan laporan yang diterima Kemlu melalui KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat, kapal tersebut mengangkut tujuh anak buah kapal, termasuk empat WNI.

Selain itu, terdapat enam teknisi yang menjadi penumpang di kapal tersebut, salah satunya juga merupakan WNI. Saat insiden terjadi, empat ABK WNI berada di atas kapal Musaffah 2, sedangkan teknisi WNI berada di kapal Safeen Prestige.

Dari total lima WNI yang terdampak, satu ABK WNI mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit di Khasab.

Sementara itu, satu teknisi WNI dilaporkan selamat dan telah tiba di Abu Dhabi. Adapun tiga ABK WNI lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh otoritas setempat.

“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas setempat dan perusahaan kapal untuk proses pencarian tiga awak WNI yang hilang serta memastikan perawatan bagi korban yang selamat,” kata Yvonne.

Kemlu juga memastikan bahwa perkembangan penanganan insiden ini terus disampaikan kepada keluarga para korban di Indonesia.

Menyikapi situasi tersebut, Kemlu mengimbau seluruh WNI yang berada di kawasan Timur Tengah, termasuk para awak kapal, untuk meningkatkan kewaspadaan. WNI juga diminta untuk terus memantau informasi dari sumber resmi dan menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat. (*)

Sumber: Infopublik.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *