Site icon KERIKIL.ID

Lucky Hakim Dorong Investasi yang Membuka Ribuan Lapangan Kerja di Indramayu

Foto: Diskominfo Indramayu

Kerikil.id | Indramayu – Di balik deru mesin produksi dan aktivitas para pekerja yang sibuk menjahit komponen sepatu, tersimpan harapan besar bagi ribuan keluarga di Kabupaten Indramayu. Harapan itu bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga kesempatan untuk hidup lebih baik tanpa harus meninggalkan kampung halaman demi mencari nafkah ke negeri orang.

Semangat itulah yang mengemuka saat Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan kunjungan kerja ke PT Free View Internasional, Selasa (2/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendorong pertumbuhan investasi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

Di hadapan jajaran manajemen perusahaan, Lucky Hakim menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen melalui konsep Pentahelix, yakni sinergi antara pemerintah, investor, akademisi, media, dan masyarakat agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan secara luas.

Menurut Lucky, Indramayu memiliki modal besar untuk berkembang sebagai kawasan industri tanpa meninggalkan identitasnya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

“Indramayu memiliki sumber daya alam yang melimpah dan kawasan industri yang luas. Namun pengembangan industri harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlangsungan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan,” ujar Lucky Hakim.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat Indramayu dikenal sebagai pekerja keras. Tidak sedikit warga yang memilih bekerja hingga ke luar negeri sebagai pekerja migran demi meningkatkan taraf hidup keluarga.

Namun di balik keberhasilan tersebut, ada harga sosial yang harus dibayar, yakni perpisahan keluarga dalam waktu yang panjang.

Karena itu, menurut Lucky, hadirnya industri yang mampu menyerap tenaga kerja lokal menjadi solusi penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat bekerja di luar daerah maupun luar negeri.

“Tadi kami mendapat informasi bahwa tahun depan kebutuhan tenaga kerja bisa mencapai sekitar 20 ribu orang. Ini tentu akan memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Kami berharap perusahaan terus berkembang dan tetap memperhatikan kesejahteraan pekerja,” katanya.

Usai berdialog dengan manajemen perusahaan, Lucky Hakim meninjau langsung area produksi PT Free View Internasional. Di sana ia melihat proses pembuatan berbagai komponen sepatu sekaligus berbincang dengan para pekerja yang tengah menjalankan aktivitasnya.

Salah satu yang menarik perhatian adalah semangat para pekerja baru yang sedang menjalani masa pelatihan.

Pengawas Produksi PT Free View Internasional, Elis Fatimah, menjelaskan bahwa setiap karyawan baru harus mengikuti masa pelatihan selama tiga bulan sebelum dapat diangkat menjadi karyawan tetap.

Saat ini perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 107 tenaga kerja aktif, termasuk para pengawas produksi.

“Dalam masa pelatihan, mereka mempelajari tiga tahapan utama penjahitan komponen sepatu. Alhamdulillah perkembangan mereka cukup baik. Mereka mulai memahami berbagai jenis komponen dan proses kerja yang harus dilakukan. Jika memenuhi standar kinerja dan disiplin, mereka dapat menjadi karyawan tetap,” jelas Elis.

Di antara para pekerja yang sedang membangun harapan baru itu adalah Euis, warga Desa Sanca, Kecamatan Gantar.

Perempuan yang baru bergabung sejak Mei 2026 tersebut mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan itu.

Bagi Euis, pekerjaan yang dijalani bukan hanya soal penghasilan, tetapi juga kesempatan untuk belajar, meningkatkan keterampilan, dan membangun kedisiplinan.

“Senang bisa bekerja di sini. Selain mendapatkan pekerjaan, saya juga bisa belajar banyak hal baru dan menambah keterampilan,” ungkapnya dengan wajah penuh semangat.

Kisah Euis menjadi gambaran bagaimana investasi tidak hanya menghadirkan bangunan pabrik dan mesin produksi, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap semakin banyak investasi yang masuk dan berkembang di daerah tersebut sehingga mampu menciptakan lapangan kerja yang luas, meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Di tengah upaya membangun keseimbangan antara sektor industri dan pertanian, langkah-langkah kolaboratif seperti inilah yang diharapkan mampu membawa Indramayu menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Penulis: Dedi
Editor: Redaksi 
Sumber: Diskominfo Indramayu – Diolah Redaksi

Exit mobile version