Site icon KERIKIL.ID

Mahasiswa Siap Mengabdi, Indramayu Matangkan Program KKN Bersama Universitas Pancasakti

Fhoto: Diskominfo Indramayu

Kerikil.id, Indramayu – Desa bukan sekadar ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi menjadi laboratorium sosial tempat gagasan diuji dan pengabdian diwujudkan. Semangat itulah yang mengemuka dalam pembahasan kerja sama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Universitas Pancasakti Tegal.

Pertemuan koordinasi berlangsung di ruang rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Indramayu, Rabu (1/4/2026), mempertemukan jajaran pemerintah daerah dengan pihak universitas guna menyatukan arah program pengabdian mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan riil masyarakat desa.

Dalam forum tersebut, kedua pihak menegaskan bahwa program KKN tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga diarahkan menjadi solusi nyata bagi persoalan sosial, ekonomi, dan pembangunan desa.

Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan di Kecamatan Gabuswetan, sejumlah desa dipetakan sesuai kebutuhan dan potensi wilayah. Dari hasil pemetaan tersebut, sebanyak sembilan desa ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan KKN yang akan berlangsung selama tiga bulan.

Setiap desa nantinya menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, meliputi peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, hingga pelestarian nilai sosial dan budaya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu memandang kehadiran mahasiswa sebagai energi baru dalam pembangunan desa. Program ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi berbasis keilmuan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Indramayu menyampaikan bahwa sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa hadir bukan hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga membawa gagasan, kreativitas, dan solusi yang bisa memberi dampak nyata bagi desa,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Universitas Pancasakti Tegal menegaskan komitmennya untuk menyiapkan mahasiswa yang adaptif dan mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat. KKN diharapkan menjadi pengalaman pengabdian sekaligus pembelajaran sosial yang membentuk karakter kepemimpinan dan kepedulian mahasiswa.

Melalui program ini, interaksi antara mahasiswa dan warga diyakini mampu melahirkan solusi sederhana namun berkelanjutan, sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Program KKN dijadwalkan mulai berlangsung dalam waktu dekat setelah tahap finalisasi teknis dan penentuan agenda kegiatan di masing-masing desa rampung dilakukan.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Diolah dari rilis Diskominfo Indramayu

Exit mobile version