banner 728x250

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Hadirkan Fikih Gen-Z Lewat Podcast

banner 120x600
banner 468x60

CIREBON | Menyambut bulan suci Ramadan dengan pendekatan yang segar dan kontekstual, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta meluncurkan program spesial bertajuk Fikih Genzi (Fikzi) melalui siniar Dialektika. Program ini menghadirkan pembahasan hukum Islam yang dekat dengan realitas kehidupan generasi Z ringan, aktual, namun tetap berbasis nilai-nilai syariah.

Ketua Project Officer, Nagieb Jihadil Akbar, menjelaskan bahwa edisi Ramadan ini akan berlangsung selama satu bulan penuh dengan mengangkat isu-isu keseharian Gen-Z dalam perspektif fikih.

banner 325x300

“Konsepnya membincangkan masalah hukum Islam dengan tema ringan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari Gen Z, dengan tagline Be Sharia, Stay Relevant,” ujarnya.

Program ini digagas dan diproduksi oleh mahasiswa lintas program studi, khususnya dari Prodi Perbandingan Mazhab, sebagai upaya mendekatkan diskursus keislaman dengan bahasa generasi muda dibahas oleh Gen-Z, untuk Gen-Z.

Beragam tema yang diangkat terbilang unik sekaligus aktual. Mulai dari kesehatan mental, hukum memelihara bulu kucing, penggunaan artificial intelligence (AI) untuk akademik, salat saat bepergian, hingga fenomena pay laterselfie dengan filter, berbagi akun Netflix, nge-gym sesuai syariah, membuat konten di tempat ibadah, sampai hukum menonton film horor. Topik-topik tersebut dipilih karena dianggap sederhana, tetapi sering memunculkan pertanyaan hukum di kalangan anak muda.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Muhammad Maksum, mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam menghadirkan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurutnya, pemahaman hukum Islam perlu dikomunikasikan dengan pendekatan yang sesuai dengan konteks kehidupan generasi sekarang agar tidak terasa jauh atau kaku.“Gen Z bisa tetap relevan mengikuti tren, tetapi tidak meninggalkan sisi syariahnya,” tegasnya.

Melalui Fikih Genzi, kampus ingin menunjukkan bahwa fikih tidak hanya berbicara soal teks klasik, tetapi juga mampu menjawab dinamika modern dari dunia digital hingga gaya hidup urban sehingga Islam hadir sebagai pedoman yang solutif, bukan sekadar normatif.

Program ini dapat diakses publik melalui kanal YouTube Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta sebagai bagian dari upaya memperluas literasi keislaman yang inklusif, dialogis, dan dekat dengan generasi masa depan.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *