Kerikil.id, Indramayu – Setelah gema takbir Idulfitri 1447 Hijriah perlahan mereda, denyut perjalanan masyarakat kembali terasa di jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat. Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan, meski situasi lalu lintas masih terjaga dalam kondisi ramai namun tetap lancar.
Pantauan tim rintisan Saka Kominfo Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Indramayu memperlihatkan aktivitas kendaraan yang mulai meningkat sejak H+2 Lebaran. Arus kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tampak mengalir menuju wilayah penyangga ibu kota seperti Purwakarta, Subang, Karawang hingga DKI Jakarta.
Di sejumlah titik strategis seperti jalur Pantura lingkar Posko Lohbener dan By Pass Pantura Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, rombongan kendaraan sesekali terlihat melintas beriringan. Namun berbeda dengan suasana arus mudik sebelumnya yang padat merayap, kini lalu lintas terpantau lebih bersahabat—ramai tetapi tetap bergerak stabil.
Anggota tim rintisan Saka Kominfo Gerakan Pramuka Kwarcab Indramayu, Heri Tarma, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan secara langsung di lapangan sekaligus mengikuti perkembangan informasi dari berbagai media daring guna memastikan kondisi arus balik tetap terkendali.
“Dari hasil pemantauan di jalur Pantura lingkar Posko Lohbener dan By Pass Kongsijaya, kendaraan memang mulai meningkat, tetapi masih dalam kategori ramai lancar. Kami berharap arus balik tahun ini berjalan aman tanpa hambatan berarti,” ujar Heri Tarma, Senin (23/3/2026).
Ia menambahkan, kesiapan pemerintah pusat maupun daerah turut memberikan optimisme terhadap kelancaran arus balik. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai media, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah mengimbau masyarakat untuk menghindari tanggal puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.
Langkah antisipasi juga dilakukan Kepolisian Daerah Jawa Barat. Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan pihaknya bekerja sama dengan Korlantas Polri dalam menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem one way skala nasional di jalur tol serta pengaturan arus di jalur arteri yang rawan kepadatan.
Sinergi lintas instansi ini menjadi bagian dari strategi besar agar perjalanan masyarakat pasca-Lebaran tetap aman dan nyaman. Di tengah meningkatnya mobilitas, jalur Pantura Indramayu pun menjadi saksi bagaimana tradisi pulang kampung berlanjut dengan perjalanan kembali menuju aktivitas sehari-hari.
Bagi para relawan Pramuka yang turut memantau kondisi jalan, arus balik bukan sekadar lalu lintas kendaraan, tetapi juga perjalanan harapan ribuan keluarga yang kembali membawa semangat baru setelah merayakan hari kemenangan.
Sumber: Diskominfo Indramayu
Editor: Redaksi


















