Kerikil.id, Jakarta Utara – “Menolak narkoba hari ini adalah investasi nyata menuju Indonesia Emas 2045.” Pesan tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Putu Putera Sadana, dalam kegiatan Ngabuburit Bersinar (Bersih Narkoba) yang digelar di SMK Poncol Jakarta Utara, Jumat (27/2/2026).
Melalui pesan tersebut, Putu Putera Sadana mengajak seluruh pelajar yang hadir untuk memaknai Ramadan sebagai momentum penguatan karakter dan komitmen kebangsaan, khususnya bagi generasi muda dalam menjaga diri dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Lebih lanjut, Putu Putera Sadana menekankan bahwa Ramadan merupakan bulan pengendalian diri sekaligus saat yang tepat untuk memperbarui komitmen menjaga raga dan pikiran demi kejayaan bangsa. Ia juga mengingatkan bahwa ancaman narkoba kini hadir dengan wajah baru yang menyasar generasi muda melalui berbagai tren, termasuk penyalahgunaan liquid vape yang dicampur zat adiktif berbahaya.
“Upaya penegakan hukum terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan dengan membongkar berbagai praktik laboratorium ilegal serta membersihkan wilayah rawan peredaran gelap narkotika sebagai bukti kehadiran negara dalam melindungi generasi muda,” ujarnya.
Komitmen tersebut selaras dengan misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan penguatan sumber daya manusia, penguasaan sains dan teknologi, serta penegakan hukum yang konsisten. Para pelajar didorong untuk menjadi agen perubahan dengan menjaga gaya hidup sehat dan menjauhi narkoba sebagai syarat mutlak menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan Ngabuburit Bersinar ditutup dengan ajakan kepada seluruh pelajar untuk memancarkan inspirasi positif di bulan suci Ramadan. Menolak narkoba ditegaskan sebagai bentuk cinta terhadap diri sendiri, keluarga, dan Tanah Air, sekaligus kontribusi nyata dalam menyongsong Indonesia yang maju, unggul, dan berdaya saing global.(*)
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN


















