Site icon KERIKIL.ID

Penganiaya Pegawai SPBU Cipinang Positif Narkoba

instagram

JAKARTA | Insiden kekerasan di SPBU 3413901 akhirnya menemui titik terang. Pria yang sempat diduga sebagai anggota kepolisian itu dipastikan bukan personel Polri, melainkan seorang wiraswasta berinisial JMH.

Kepastian tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, Selasa (24/2/2026). Pelaku kini telah ditangkap dan diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur.

“Pelaku sudah ditangkap dan dipastikan bukan anggota Polri. Saat ini yang bersangkutan sedang diproses,” ujarnya.

Peristiwa terjadi Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.10 WIB di SPBU kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Sebuah mobil Toyota Vellfire hitam hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun, petugas SPBU menolak karena hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan.

Penolakan tersebut rupanya memicu emosi salah satu penumpang. Pelaku turun dari kendaraan dan langsung melakukan kekerasan terhadap sejumlah pegawai SPBU, termasuk petugas yang mencoba melerai.

Akibat kejadian itu, korban melapor ke Polsek Pulogadung pada Senin (23/2/2026). Penanganan kemudian dilakukan Unit Reskrim Polsek Pulogadung bersama jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

Dari hasil penyelidikan, pelaku diidentifikasi sebagai JMH. Polisi juga menemukan bahwa nomor polisi yang digunakan kendaraan tersebut tidak sesuai peruntukannya.

Lebih jauh, dalam pemeriksaan pelaku sempat memberikan keterangan berubah-ubah. Tes urine yang dilakukan kemudian menunjukkan hasil positif narkotika jenis sabu dan ganja.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa aturan distribusi BBM bersubsidi diawasi ketat melalui sistem digital. Ketidaksesuaian data bukan sekadar persoalan administratif, tetapi bisa berujung konsekuensi hukum terlebih jika disertai tindak kekerasan dan penyalahgunaan narkotika.

Penyidik masih mendalami motif serta kemungkinan pelanggaran lain yang dilakukan pelaku. (*)

Exit mobile version