banner 728x250

PP KAMMI Dukung Menkeu Purbaya Berantas Saham Gorengan

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA | Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam memberantas praktik manipulasi harga saham atau yang dikenal sebagai saham gorengan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ketua Bidang Investasi, Perekonomian, dan Keuangan PP KAMMI, Arif Rahman, menilai praktik saham gorengan bukan sekadar dinamika pasar, melainkan kejahatan keuangan yang secara sistematis merugikan investor ritel, khususnya generasi muda dan mahasiswa yang baru memasuki dunia pasar modal.

banner 325x300

Menurut Arif, keberadaan saham gorengan menjadi penghambat utama kematangan pasar modal nasional. Ia menegaskan, tanpa penindakan tegas terhadap praktik manipulatif seperti skema pump and dump, pasar modal Indonesia akan sulit bersaing di tingkat global.

“Kami mengapresiasi keberanian Menkeu Purbaya. Saham gorengan adalah parasit bagi ekonomi nasional. Banyak mahasiswa dan masyarakat umum kehilangan aset karena terjebak permainan oknum tidak bertanggung jawab,” ujar Arif dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (1/2/2026).

Sebagai bentuk dukungan konkret, PP KAMMI menyampaikan tiga desakan kepada otoritas terkait. Pertama, mendorong sinergi Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan BEI untuk memperkuat sistem pengawasan transaksi yang transparan dan responsif terhadap anomali pasar.

Kedua, PP KAMMI menuntut penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap aktor intelektual di balik manipulasi harga saham, baik melalui sanksi administratif maupun pidana yang memberikan efek jera. Ketiga, pemerintah diminta memasifkan edukasi literasi keuangan agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan tidak wajar yang marak dipromosikan melalui media sosial.

Arif menambahkan, PP KAMMI sejalan dengan pandangan Menkeu bahwa pemberian insentif pajak di sektor pasar modal harus dibarengi dengan integritas bursa. Menurutnya, pasar yang bersih dan adil akan secara alami menarik minat investor domestik maupun asing.

“Langkah Menkeu Purbaya harus menjadi momentum penting dalam sejarah pasar modal Indonesia untuk membangun ekosistem investasi yang sehat, adil, dan transparan demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *