banner 728x250

Program SAPA Gaungkan Deteksi Dini, Perempuan di Bojonegoro Diajak Cegah Kanker Serviks Sejak Awal

banner 120x600
banner 468x60

BOJONEGORO | Upaya menjaga kesehatan perempuan terus diperkuat melalui edukasi publik. Melalui Program SAPA (Selamat Pagi), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mengajak masyarakat, khususnya perempuan, melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode modern yang lebih akurat, yakni HPV DNA Test.

Edukasi kesehatan bertema “HPV DNA Test  Revolusi Skrining Kanker Serviks yang Lebih Akurat” ini menekankan pentingnya pencegahan penyakit tidak menular melalui pemeriksaan rutin. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi promotif dan preventif agar masyarakat semakin sadar bahwa kanker serviks dapat dicegah jika terdeteksi lebih awal.

banner 325x300

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Lucky Imroah, menjelaskan bahwa kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, meski sebenarnya dapat dicegah.

“Kanker serviks dapat dicegah melalui deteksi dini. HPV DNA Test mampu mendeteksi virus Human Papillomavirus (HPV) sebagai penyebab utama kanker serviks,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan bahwa pendekatan promotif dan preventif harus diperkuat agar perempuan tidak datang berobat ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.

Senada dengan itu, Erni Yuni Ambarningsih menyebutkan bahwa pemeriksaan HPV DNA Test tergolong aman, cepat, dan memiliki tingkat akurasi tinggi sehingga sangat dianjurkan sebagai skrining rutin.

Metode ini dilakukan dengan pengambilan sampel sederhana dari leher rahim, lalu diperiksa di laboratorium untuk mendeteksi DNA virus HPV berisiko tinggi. Dibandingkan metode skrining konvensional, tes ini lebih sensitif dalam menemukan infeksi sejak dini serta memungkinkan interval pemeriksaan lebih panjang karena hasilnya lebih akurat.

Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi takut menjalani skrining kesehatan reproduksi. Deteksi dini menjadi kunci utama pencegahan, sehingga perempuan dapat tetap sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam membangun kesadaran kesehatan masyarakat melalui langkah edukatif yang berkelanjutan dan berbasis teknologi medis terkini.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *