- Kerikil.id, Indramayu – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Bugis Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat di tahun 2025 memperoleh bantuan pembangunan gedung perpustakaan dan jamban dengan anggaran 117.203.000 rupiah yang bersumber pada APBD Kabupaten Indramayu.
Kepala sekolah SDN 4 Bugis, H. Warnita,SPd,MSi menyampaikan, dirinya mengapresiasi Pemkab Indramayu melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu atas bantuan pembangunan gedung perpustakaan dan jamban.
Secara kondisional, umur jamban/WC sekolah sudah sangat tua sehingga tidak memungkinkan lagi untuk digunakan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, ia berharap agar proyek renovasi tersebut berjalan baik serta dapat terselesaikan dengan cepat dan hasil yang maksimal.
”Umur jamban dan WC sekolah sudah cukup lama sehingga tidak layak lagi untuk difungsikan,” terangnya.
Menurutnya, program revitalisasi ini memiliki beberapa tujuan utama, salahsatunya meningkatkan sarana dan prasarana sekolah agar sesuai dengan standar pendidikan yang berlaku, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, bersih, dan tertata rapi.
Warnita berharap, program revitalisasi ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh warga sekolah. Dengan lingkungan yang lebih baik, dan diharapkan semangat belajar para siswa akan semakin meningkat dan prestasi sekolah akan terus berkembang ,” terangnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/10/2025)
Progres pengerjaan revitalisasi ini pun mendapatkan apresiasi dari warga, terutama dari wali murid.
Menurut mereka, dengan adanya program revitalisasi ini akan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di UPTD SDN 4 Bugis.
“Dengan adanya pembangunan MCK ini tentu siswa siswi dan guru tidak perlu lagi menggunakan jamban milik warga, ini sangat membantu sekali,” sebut warga sekitar yang tidak mau disebut namanya.
Diketahui program revitalisasi ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja, tetapi juga bertujuan meningkatkan mutu layanan pendidikan serta kenyamanan bagi siswa siswi dan guru dalam kegiatan belajar mengajar.
Pemerintah daerah juga diharapkan terus melakukan pengawasan agar seluruh proyek berjalan sesuai dengan standar dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sekolah penerima program.( Ury Damuri )


















