News  

Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Mitigasi Prasarana

MADIUN |  Menyikapi peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkatkan langkah mitigasi serta kesiapsiagaan prasarana untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa pemantauan intensif dilakukan terhadap seluruh sarana dan prasarana perkeretaapian di wilayah operasional. Keselamatan perjalanan, kata dia, menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami melakukan mitigasi secara terukur dan menyiagakan petugas di lapangan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem,” ujar Tohari.

Sebagai langkah deteksi dini, KAI Daop 7 melakukan pemeriksaan rutin jalur rel dan sistem persinyalan, memetakan kembali titik-titik rawan banjir dan longsor, serta memantau prakiraan cuaca secara real-time melalui koordinasi dengan BMKG.

Di lapangan, KAI juga menyiapkan langkah tanggap darurat berupa normalisasi saluran air di sekitar jalur rel, pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang, serta penempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik-titik strategis. AMUS berisi material pendukung seperti pasir, batu balast, dan bantalan rel yang dapat digunakan sewaktu-waktu jika terjadi gangguan.

Selain itu, KAI Daop 7 Madiun mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memanfaatkan layanan Face Recognition saat boarding, serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Sejumlah stasiun juga telah dilengkapi alat pengering payung untuk menjaga kenyamanan area pelayanan.

“Kami berkomitmen menjaga keandalan perjalanan kereta api dengan kesiapsiagaan personel selama 24 jam, meskipun di tengah tantangan cuaca ekstrem,” pungkas Tohari.

Exit mobile version