Kereta Tak Pernah Berhenti Mengangkut Harapan, KAI Logistik Distribusikan 8,7 Juta Ton Barang di Semester I 2026

Kerikil.id | Jakarta – Di balik perjalanan kereta api yang melintasi rel dari kota ke kota, terdapat denyut perekonomian yang terus bergerak. Batu bara, kontainer, bahan bakar minyak, semen hingga paket kiriman masyarakat diangkut tanpa henti untuk memastikan roda industri dan kebutuhan masyarakat tetap berjalan.

Komitmen itulah yang kembali dibuktikan PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), dengan mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Perusahaan berhasil mengelola angkutan barang mencapai sekitar 8,7 juta ton, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, mengatakan capaian tersebut didorong oleh pertumbuhan sejumlah segmen bisnis strategis di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi logistik nasional.

“Sepanjang Semester I 2026, batu bara masih menjadi komoditas utama yang kami kelola dengan kontribusi sekitar 63 persen atau mencapai 5,4 juta ton. Di sisi lain, kami juga mencatatkan pertumbuhan yang positif pada berbagai layanan unggulan, khususnya angkutan kontainer dan layanan ritel, yang menunjukkan semakin luasnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis kereta api,” ujar Yuskal.

Selain batu bara, angkutan kontainer mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan volume sekitar 1,5 juta ton. Sementara layanan ritel tumbuh 29 persen menjadi sekitar 38 ribu ton.

KAI Logistik juga mengelola distribusi BBM dan BBK sekitar 1,5 juta ton, angkutan semen sebesar 191 ribu ton, serta limbah B3 sekitar 4 ribu ton.

Puncak kinerja perusahaan terjadi pada Juni 2026, ketika volume angkutan mencapai sekitar 1,9 juta ton, atau menyumbang sekitar 22 persen dari total angkutan Semester I.

Menurut Yuskal, capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelanggan sekaligus menunjukkan kemampuan perusahaan merespons dinamika industri melalui strategi bisnis yang adaptif.

“Capaian pada akhir semester ini menjadi cerminan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan KAI Logistik. Di saat yang sama, hasil tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika industri melalui strategi bisnis yang adaptif serta penguatan kualitas layanan secara berkelanjutan,” katanya.

Pertumbuhan juga terlihat bila dibandingkan secara triwulanan. Pada Triwulan II 2026, volume angkutan mencapai 5,1 juta ton, meningkat sekitar 1,5 juta ton dibandingkan Triwulan I yang mencatat sekitar 3,6 juta ton.

Kenaikan tersebut didominasi peningkatan angkutan batu bara hingga 1,3 juta ton, disusul angkutan semen yang bertambah 46 ribu ton, kontainer naik 129 ribu ton, layanan ritel meningkat 907 ton, serta pengelolaan limbah B3 bertambah 486 ton.

Tak hanya memperbesar volume, KAI Logistik juga mulai memperluas jenis komoditas yang diangkut. Melalui layanan KALOG Pro, perusahaan kini melayani distribusi Crude Palm Oil (CPO) di wilayah Sumatera Utara sebagai bagian dari layanan Business to Business (B2B).

Hingga akhir Semester I 2026, layanan angkutan CPO telah mencatat volume sekitar 28 ribu ton. Ke depan, perusahaan menargetkan layanan tersebut mampu mencapai 200 ribu ton per tahun guna mendukung distribusi komoditas strategis nasional.

Untuk menjaga tren pertumbuhan hingga akhir tahun, KAI Logistik menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari penguatan operasional, pengembangan infrastruktur, hingga diversifikasi komoditas yang diangkut melalui layanan multikomoditas.

Menurut Yuskal, keunggulan kereta api tidak hanya terletak pada kapasitas angkut yang besar, tetapi juga pada aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan efisiensi operasional yang menjadi nilai tambah bagi pelanggan.

“Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat sistem keselamatan, meningkatkan tata kelola operasional, serta menghadirkan inovasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Dengan langkah tersebut, kami optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif sekaligus memperkuat posisi KAI Logistik sebagai penyedia solusi logistik berbasis kereta api yang aman, efisien, dan berdaya saing dalam mendukung pertumbuhan logistik nasional secara berkelanjutan,” tutupnya.

Sebagai penyedia layanan total logistics solution, KAI Logistik terus mengembangkan berbagai layanan melalui KALOG Express, KALOG Plus, dan KALOG Pro untuk memenuhi kebutuhan distribusi mulai dari pengiriman paket ritel, kontainer, hingga angkutan komoditas industri berskala besar. Inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan layanan logistik berbasis kereta api yang semakin modern, terintegrasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Kerikil.id
Sumber: PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik),Diolah Redaksi

Foto: Kereta Api Logistik

Pos terkait