Kapus Haurgeulis Tekankan Edukasi dan Layanan Kesehatan Profesional bagi Masyarakat

Oplus_16908288

Kerikil | Indramayu — Kepala Puskesmas (Kapus) Haurgeulis, dr. Dewi Ratnawati, MM, menegaskan pentingnya edukasi yang tepat dan layanan kesehatan profesional dalam membahas berbagai isu kesehatan seksual, reproduksi, serta keberagaman di masyarakat, termasuk isu LGBT.

Menurut dr. Dewi, Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat secara profesional, dengan mengedepankan prinsip etika kesehatan, penghormatan terhadap pasien, serta menjaga kerahasiaan setiap individu yang mendapatkan layanan.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui di kantornya, Rabu (22/7/2026), dr. Dewi menyampaikan bahwa tenaga kesehatan tidak bertugas memberikan penilaian terhadap seseorang, melainkan memastikan masyarakat memperoleh informasi kesehatan yang benar, pelayanan medis sesuai kebutuhan, serta pendampingan apabila membutuhkan bantuan terkait kondisi kesehatan fisik maupun psikologis.

“Sebagai tenaga kesehatan, kami melihat setiap persoalan dari aspek kesehatan. Tugas kami adalah memberikan pelayanan, edukasi, pencegahan penyakit, dan memastikan masyarakat mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan medis,” ujar dr. Dewi.

Ia menjelaskan bahwa Puskesmas menjalankan fungsi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Upaya promotif dilakukan melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat, termasuk mengenai kesehatan reproduksi, kesehatan seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan mental.

Sementara upaya preventif dilakukan melalui berbagai kegiatan pencegahan, seperti sosialisasi perilaku hidup sehat, edukasi pencegahan HIV dan infeksi menular seksual (IMS), serta pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam memberikan pelayanan, dr. Dewi menegaskan bahwa setiap pasien mendapatkan perlakuan sesuai standar pelayanan kesehatan.

“Setiap warga yang datang membutuhkan pelayanan kesehatan akan kami layani sesuai standar. Yang menjadi perhatian kami adalah kondisi kesehatan pasien dan bagaimana memberikan solusi yang tepat,” katanya.

Ia menambahkan, pendekatan kesehatan masyarakat dilakukan melalui edukasi dan pendampingan, bukan dengan memberikan stigma terhadap individu. Menurutnya, informasi kesehatan yang benar sangat penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan dirinya.

Selain pelayanan langsung, Puskesmas Haurgeulis juga terus melakukan kegiatan edukasi bersama sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit, serta kesehatan mental.

dr. Dewi juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik maupun mental.

Ia berharap masyarakat semakin bijak dalam menerima informasi kesehatan dan selalu mengutamakan sumber informasi yang terpercaya.

“Puskesmas hadir untuk menjadi tempat masyarakat mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan yang benar. Dengan edukasi yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan masyarakat yang sehat secara fisik maupun mental,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber : Wawancara Kepala Puskesmas Haurgeulis

Pos terkait