Bukan Cuma Ganti Oli, 70 Ojol Kuningan Dapat Bekal Keselamatan di Jalan redaksiMinggu, 30 Agustus 2026 – 19:22

Foto:Bid Humas Polda Jabar
banner 468x60

kerikil.id | Kuningan – Bagi pengemudi ojek online, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi. Kendaraan itulah yang setiap hari membawa mereka berpindah dari satu titik ke titik lain untuk mengantar penumpang, makanan maupun barang.

Karena itu, ketika puluhan pengemudi ojol mendapat kesempatan servis motor dan ganti oli secara gratis, manfaatnya terasa langsung. Sabtu (29/8/2026), sebanyak 70 pengemudi ojol di Kabupaten Kuningan mengikuti kegiatan yang difasilitasi Polres Kuningan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Taman Kota (Tamkot) Kuningan dan Mapolres Kuningan.

Tidak hanya servis kendaraan dan penggantian oli, para pengemudi juga mendapat vitamin, pemeriksaan kesehatan serta sosialisasi keselamatan berkendara atau safety riding.

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu pengemudi menjaga kondisi sepeda motor yang digunakan untuk bekerja setiap hari.

“Kami memberikan servis gratis untuk kendaraan roda dua, khususnya bagi pengendara dari komunitas ojek online. Selain servis gratis, kami juga memberikan vitamin, pemeriksaan kesehatan, dan sosialisasi safety riding,” ujar Aktuin, Minggu (30/8/2026).

Bagi pengemudi ojol, kondisi kendaraan memiliki kaitan langsung dengan pekerjaan. Sepeda motor yang digunakan berjam-jam di jalan membutuhkan perawatan agar tetap dapat menunjang aktivitas tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Karena itu, materi yang diberikan polisi tidak hanya berkaitan dengan mesin. Para pengemudi juga diingatkan mengenai pentingnya perilaku berkendara yang aman serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Salah satu perhatian polisi adalah penggunaan knalpot yang menghasilkan suara bising atau biasa disebut knalpot brong. Para pengemudi diminta tidak menggunakan perangkat tersebut karena dapat mengganggu pengguna jalan lain.

“Kami juga menyosialisasikan agar tidak menggunakan knalpot bising atau brong karena itu mengganggu pengendara lain. Jalan raya digunakan bersama, bukan hanya oleh satu atau dua orang,” kata Aktuin.

Menurut Aktuin, pesan tersebut diharapkan tidak berhenti pada 70 pengemudi yang hadir. Mereka juga diharapkan dapat menyampaikan kembali pengetahuan keselamatan berkendara kepada pengemudi lainnya.

“Kami berharap rekan-rekan ojol yang sudah mendapatkan sosialisasi ini juga bisa menyampaikan kepada pengendara lainnya agar tidak menggunakan knalpot brong,” ujarnya.

Aktivitas pengemudi ojol yang berlangsung hampir setiap hari membuat mereka bersentuhan langsung dengan berbagai kondisi jalan dan masyarakat. Posisi tersebut sekaligus membuat komunitas ojol memiliki ruang untuk ikut menyebarkan pesan keselamatan kepada sesama pengguna jalan.

Kegiatan di Kuningan itu akhirnya tidak berhenti pada urusan mengganti oli atau memeriksa kendaraan. Ada pesan yang lebih sederhana yang dibawa pulang para pengemudi: kendaraan yang terawat penting, tetapi cara berkendara dan menghormati pengguna jalan lain juga sama pentingnya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Kerikil.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar ,Diolah Redaksi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *