Kerikil, Jakarta – PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), kembali menunjukkan performa impresif di lini bisnis retail. Melalui layanan KALOG Express, perusahaan mencatat pertumbuhan pesat jaringan layanan dengan kenaikan 31% jumlah service point hanya dalam kurun tujuh bulan pertama tahun 2025.
Hingga Juli 2025, total service point KALOG Express mencapai 257 titik, meningkat dari 196 titik di akhir 2024. Perluasan jaringan ini tersebar di wilayah strategis di Jawa, Bali, dan Sumatra, menjadikan akses logistik semakin dekat dengan masyarakat.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta, menegaskan ekspansi tersebut merupakan buah dari kepercayaan mitra sekaligus kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan logistik modern dan terintegrasi.
“Pertumbuhan service point ini adalah bukti nyata kepercayaan mitra dan pelanggan kepada KAI Logistik. Kami tidak hanya menambah jumlah titik layanan, tetapi juga memastikan kualitas layanan dan pemberdayaan mitra di setiap lokasi,” ujarnya.
Skema kemitraan KALOG Express membuka peluang usaha bagi wirausaha lokal. Mitra memperoleh dukungan operasional sekaligus dapat menghadirkan layanan logistik yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran service point di berbagai daerah diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. Ekspansi ini juga sejalan dengan program pemerintah mendorong kewirausahaan nasional.
Menteri Koperasi dan UMKM Maman Abdurrahman menargetkan rasio kewirausahaan nasional mencapai 3,6% pada 2029. Dalam konteks ini, jaringan KALOG Express bisa berperan sebagai motor penggerak bagi tumbuhnya wirausaha baru di sektor logistik.
“Target awal kami pada 2025 adalah menambah 50 service point. Namun hingga Juli, jumlah tersebut telah terlampaui 22% dengan bertambahnya 61 titik baru. Antusiasme wirausaha untuk bergabung dalam sektor logistik menjadi motivasi kami untuk terus memperluas jaringan,” tambah Riyanta.
Ekspansi jaringan service point menjadi bagian dari strategi jangka panjang KAI Logistik untuk memperkuat konektivitas logistik nasional. Fokus perluasan tidak hanya menyasar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, melainkan juga wilayah yang selama ini minim akses logistik.
Dengan langkah konsisten ini, KAI Logistik menegaskan komitmennya mendukung pemerataan layanan, memperkuat ekosistem kewirausahaan, sekaligus mengokohkan peran BUMN dalam menghubungkan mobilitas masyarakat dengan pertumbuhan ekonomi nasional.(*)