Kerikil.id | Indramayu – Sirene mobil pemadam kebakaran biasanya identik dengan kebakaran. Namun, suasana berbeda terlihat di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Kali ini, armada Damkar datang bukan untuk memadamkan api, melainkan membantu petani mengatasi saluran irigasi yang tersumbat agar air kembali mengalir ke areal persawahan.
Aksi yang dilakukan Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu itu merupakan bagian dari pelayanan nonkebakaran yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang menggantungkan pasokan air untuk lahan pertaniannya.
Sebelum petugas datang, saluran irigasi di Desa Lobener Lor mengalami penyumbatan sehingga aliran air menuju sawah menjadi terhambat. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada tanaman padi apabila tidak segera ditangani.
Dengan memanfaatkan tekanan air dari armada pemadam kebakaran, petugas membersihkan material yang menyumbat saluran. Setelah proses pembersihan selesai, aliran air kembali mengalir menuju areal persawahan warga.
Kepala Bidang Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya dilakukan saat terjadi kebakaran, tetapi juga melalui berbagai penanganan nonkebakaran yang memberi manfaat langsung bagi warga.
“Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah membantu para petani mengatasi saluran irigasi atau selokan yang tersumbat di Desa Lobener Lor,” kata Jajat, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, lancarnya kembali aliran irigasi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian sehingga aktivitas para petani tidak terganggu.
Ia menambahkan, keberadaan Damkar saat ini tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kegiatan penyelamatan dan pelayanan sosial yang dibutuhkan masyarakat.
Jajat juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air maupun jaringan irigasi. Menurutnya, kepedulian bersama menjadi kunci agar fungsi saluran tetap berjalan optimal.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan saluran air yang tersumbat atau kondisi lain yang berpotensi mengganggu kepentingan umum.
“Damkar Indramayu akan terus hadir memberikan pelayanan yang cepat, tanggap, dan humanis bagi masyarakat,” ujarnya.
Langkah cepat petugas mendapat sambutan positif dari warga dan kelompok tani di Desa Lobener Lor. Mereka mengaku terbantu karena aliran air yang sempat terhambat kini kembali normal, sehingga pasokan air ke lahan pertanian dapat terpenuhi.
Bagi para petani, air merupakan harapan yang menentukan keberhasilan panen. Kehadiran petugas Damkar di tengah sawah menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat hadir dalam berbagai bentuk, termasuk membantu menjaga kelangsungan sektor pertanian yang menjadi tumpuan hidup masyarakat.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Kerikil.id
Sumber: Diskominfo Indramayu,Diolah Redaksi
