Kerikil.id | Indramayu – Raut haru masih terlihat di wajah Tarjani dan Hanifah saat menyambut kedatangan Bupati Indramayu Lucky Hakim di rumah mereka di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jumat (24/7/2026).
Beberapa hari setelah rumah mereka dilalap si jago merah, keluarga tersebut akhirnya mendapat kunjungan sekaligus dukungan langsung dari pemerintah daerah.
Dalam kunjungan itu, Bupati Lucky Hakim didampingi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Sri Wahyuni Herman, Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Dr. H. Aspuri, S.Ag., M.Si., jajaran Forkopimcam Gantar, Kuwu Desa Sanca, serta sejumlah kuwu dari wilayah Kecamatan Gantar.
Selain meninjau langsung kondisi rumah yang terbakar, rombongan juga menyerahkan bantuan stimulan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Baznas Indramayu untuk membantu meringankan beban pascakebakaran.
Di hadapan keluarga korban, Lucky Hakim menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warganya. Ia berharap Tarjani dan Hanifah tetap diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan, sekaligus berharap rumah yang terbakar dapat segera dibangun kembali.
Bupati juga menyempatkan berdialog dengan keluarga korban. Ia memberikan semangat agar mereka tidak kehilangan harapan dan memastikan pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan pendampingan sesuai kebutuhan.
“Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak, termasuk Baznas, agar bantuan yang dibutuhkan masyarakat yang tertimpa musibah bisa segera disalurkan,” ujar Lucky Hakim.
Menurutnya, sinergi dengan Baznas menjadi salah satu solusi untuk mempercepat penanganan masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baznas Indramayu. Bantuan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di Indramayu masih banyak rumah yang membutuhkan perhatian. Untuk kondisi yang mendesak seperti ini, kami menggandeng Baznas karena proses penyalurannya lebih cepat dibandingkan anggaran pemerintah yang harus melalui berbagai tahapan,” kata Lucky.
Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aspuri, turut hadir dalam kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Bagi Tarjani dan Hanifah, kehadiran rombongan pemerintah menjadi penyemangat di tengah cobaan yang mereka alami. Mereka mengaku bersyukur karena tidak merasa sendiri menghadapi musibah tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah datang melihat kondisi kami dan memberikan bantuan. Perhatian ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar Tarjani.
Ungkapan serupa disampaikan Kuwu Desa Sanca, Nyai Nur Komariah. Ia mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Indramayu yang turun langsung menemui warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah datang melihat langsung kondisi warga kami. Kehadiran beliau menjadi bukti bahwa pemerintah hadir saat masyarakat mengalami musibah. Kami berharap perhatian seperti ini terus berlanjut demi membantu warga yang membutuhkan,” katanya.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi penyaluran bantuan, tetapi juga membawa harapan baru bagi keluarga korban. Di tengah puing-puing rumah yang hangus terbakar, dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak menjadi penguat bagi Tarjani dan Hanifah untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.
Penulis: Samsul
Editor: Redaksi Kerikil.id
Sumber: Keterangan Bupati Indramayu, Baznas Kabupaten Indramayu, korban kebakaran, dan Pemerintah Desa Sanca.
