Sehari Setelah Kebakaran, Warga Eretan Wetan Bersihkan Puing 10 Rumah Nelayan

Foto: Pendim 0616/Indramayu
banner 468x60

Kerikil.id | Indramayu – Sehari setelah kebakaran melanda permukiman nelayan di Blok Prempu 1, Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, warga mulai membersihkan puing-puing bangunan yang tersisa, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Koramil 1616/Kandanghaur, Pemerintah Desa Eretan Wetan dan masyarakat sekitar. Material bangunan yang terbakar dikumpulkan dan lingkungan di sekitar lokasi dirapikan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kebakaran sebelumnya terjadi pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 23.45 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah milik Madini setelah terjadi pemadaman listrik. Kobaran api kemudian membesar dan merembet ke rumah nelayan lainnya.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Patrol dan Pos Damkar Indramayu dikerahkan untuk menangani kebakaran. Api dilaporkan berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB.

Sebanyak 10 unit rumah panggung nelayan terdampak dalam kejadian tersebut. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, sedangkan kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.

Danramil 1616/Kandanghaur Kapten Arh Dadan Haidir mengatakan, pembersihan dilakukan setelah proses pemadaman untuk membantu warga menata kembali lingkungan yang terdampak.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat. Setelah api berhasil dipadamkan, langkah selanjutnya adalah membersihkan puing-puing dan mengamankan lingkungan sekitar. Kami bersama warga melaksanakan kerja bakti secara gotong royong agar lokasi segera bersih dan dapat ditata kembali,” ujar Dadan.

Menurutnya, kerja bakti juga menjadi bagian dari upaya warga bersama aparat untuk memulihkan kondisi lingkungan setelah kebakaran.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han. mengatakan, penanganan warga terdampak tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Menurut dia, proses pembersihan dan pemulihan lingkungan juga perlu dilakukan bersama.

“Musibah kebakaran ini tentu menjadi pukulan bagi warga yang terdampak. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu meringankan beban mereka. Kehadiran TNI tidak hanya saat kejadian, tetapi juga dalam proses pemulihan pascakebakaran, termasuk membantu membersihkan puing-puing dan lingkungan sekitar,” ungkap Tulus.

Ia juga mengajak masyarakat tetap menjaga kebersamaan dalam menghadapi dampak kebakaran.

“Kami berharap warga tetap tabah dan tidak kehilangan semangat. Mari kita bangkit bersama. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian dan seluruh elemen masyarakat untuk membantu warga yang terdampak,” tambahnya.

Kerja bakti tersebut menjadi langkah awal penataan kembali lokasi yang terbakar. Di tengah puing-puing rumah yang tersisa, warga bersama personel Koramil dan pemerintah desa membersihkan material bangunan agar lingkungan dapat kembali digunakan dan ditata.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Kerikil.id
Sumber:Pendim 0616/Indramayu, Diolah Redaksi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *