Sebelum Benih Masuk Tanah, Petani Mekarwaru Menitipkan Harapan

Foto: Redaksi
banner 468x60

Kerikil.id | Indramayu — Sebelum benih jagung menyentuh tanah, warga dan petani di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Indramayu, lebih dulu menundukkan kepala.

Doa bersama menjadi cara sederhana untuk menitipkan harapan agar musim tanam yang dimulai hari itu berjalan lancar hingga tiba masa panen.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di Petak 20B Blok Bangke, Rabu (16/9/2026), suasana tidak hanya dipenuhi aktivitas penanaman jagung serentak Kuartal III Tahun Anggaran 2026. Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., bersama warga, kelompok tani dan sejumlah unsur terkait duduk bersama mengikuti syukuran dan doa sebelum kegiatan dimulai.

Bagi masyarakat setempat, doa tersebut bukan sekadar rangkaian acara. Pertanian selalu membawa ketidakpastian. Setelah benih ditanam, petani masih harus berhadapan dengan cuaca, perawatan tanaman, kebutuhan pupuk hingga harapan agar hasil panen nantinya memberi manfaat bagi keluarga.

Sekitar pukul 09.00 WIB, doa bersama digelar untuk memohon keselamatan, kelancaran proses budidaya dan hasil pertanian yang baik.

Kapolres Indramayu mengatakan tradisi tersebut mencerminkan rasa syukur sekaligus semangat kebersamaan masyarakat sebelum memulai kegiatan pertanian.

“Melalui doa bersama ini, kita memohon agar seluruh proses penanaman jagung diberikan keselamatan, kelancaran, dan hasil yang baik serta dapat memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat,” kata Prianggo.

Kehadiran kepolisian, menurut dia, bukan hanya berkaitan dengan kegiatan penanaman. Pertemuan bersama warga juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan dukungan terhadap petani.

Prianggo menilai keberhasilan program ketahanan pangan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Petani, kelompok tani, dinas terkait, pemerintah desa dan unsur lainnya perlu berjalan bersama.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita terus menjaga kebersamaan. Petani memiliki peran yang sangat besar dalam ketahanan pangan, sehingga perlu didukung bersama agar setiap proses pertanian dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si., para pejabat utama Polres Indramayu, Kapolsek Gantar IPTU Sutarko, S.H., unsur Pemerintah Desa Mekarwaru serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Gantar.

Setelah doa selesai, warga dan petani melanjutkan kegiatan dengan penanaman jagung serentak Kuartal III 2026.

Bagi mereka, benih yang masuk ke tanah pada hari itu bukan sekadar bagian dari program ketahanan pangan. Ada harapan yang ikut ditanam: tanaman tumbuh baik, hasil panen mencukupi, dan kerja keras selama berbulan-bulan dapat kembali menjadi penghidupan bagi keluarga petani.

Penanaman pun dimulai. Tetapi perjalanan petani masih panjang karena hasil dari sebidang lahan baru akan benar-benar terasa ketika masa panen tiba.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Indramayu, Diolah Redaksi

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *