Jelang Asian Cup 2026 di Jalak Harupat, 2.026 Personel Disiapkan Kawal Penonton hingga Arus Jalan

Foto: Bid Humas Polda Jabar
banner 468x60

Kerikil.id | Bandung  – Penonton yang datang ke Stadion Si Jalak Harupat tak hanya membutuhkan tiket dan tempat duduk. Saat pertandingan Asian Cup 2026 berlangsung, perjalanan menuju stadion, pemeriksaan di pintu masuk hingga kepulangan penonton menjadi bagian yang ikut diperhitungkan aparat keamanan.

 

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan selama pertandingan, Polda Jawa Barat menyiapkan sekitar 2.026 personel dalam Operasi Garuda Bhakti 2026. Kesiapan pengamanan itu ditandai dengan apel gelar pasukan di Lapang Panahan Kompleks Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (21/9/2026).

Ribuan personel tersebut berasal dari Polda Jabar, Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, Polres Cimahi serta unsur instansi terkait. Penempatan personel akan disesuaikan dengan kondisi setiap area, mulai dari dalam stadion hingga kawasan di luar stadion.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan Operasi Garuda Bhakti 2026 disiapkan untuk mengamankan rangkaian pertandingan Piala Asian Cup 2026, termasuk pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat.

“Tujuan digelarnya Operasi Garuda Bhakti 2026 ini adalah terkait dengan pengamanan Piala Asian Cup 2026, di mana lokasinya ada di dua stadion yaitu di Jakarta maupun di Jawa Barat,” ujar Hendra.

Pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat dibagi menjadi empat zona, yakni Ring 1 hingga Ring 4. Ring 1 akan menjadi area yang ditangani steward, dengan dukungan polisi apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan aparat.

“Untuk zona Ring 1 ini dilaksanakan oleh pengamanan steward yang nantinya apabila ada kejadian tertentu bisa memanggil atau meminta bantuan kepolisian,” katanya.

Tidak hanya penonton di dalam stadion yang menjadi perhatian. Kepolisian juga menyiapkan pengamanan perjalanan tamu VVIP dan VIP serta pengaturan lalu lintas menuju dan meninggalkan stadion.

Arus kendaraan menjadi salah satu titik yang perlu diantisipasi ketika ribuan orang bergerak pada waktu yang hampir bersamaan. Pengawalan dan pengaturan lalu lintas disiapkan untuk menjaga mobilitas peserta, tamu undangan maupun masyarakat.

Pemeriksaan penonton juga akan dilakukan sesuai standar pengamanan yang telah ditetapkan. Polisi menyebut pemeriksaan tetap diarahkan untuk menjaga keamanan tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.

Operasi Garuda Bhakti 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 September hingga 5 Oktober 2026. Stadion Si Jalak Harupat disebut memiliki kapasitas sekitar 27.122 tempat duduk dan pertandingan terbuka bagi masyarakat umum.

Hendra mengajak masyarakat Kabupaten Bandung dan Jawa Barat yang hendak menonton untuk ikut menjaga ketertiban selama berada di kawasan stadion.

“Silakan nonton bersama di sini, kita nikmati, dan itu suatu kebanggaan buat kita semua,” ujarnya.

Stadion Si Jalak Harupat sebelumnya juga pernah digunakan untuk sejumlah agenda olahraga berskala internasional, termasuk Piala Dunia U-17 2023.

Apel gelar pasukan tersebut turut dihadiri Wadankorbrimob Irjen Pol. Reza Arief dan Wakapolda Jawa Barat. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum operasi dimulai.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Kerikil.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar, diolah Redaksi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *