banner 728x250
News  

Kemnaker dan Transjakarta Buka Jalan Kerja Baru

Foto: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan RI
banner 120x600
banner 468x60

Kerikil.id  | Jakarta – Pemerintah terus mencari cara memperluas lapangan kerja di tengah kebutuhan industri yang terus berubah. Kali ini, Kementerian Ketenagakerjaan menggandeng PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk membuka akses kerja sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sektor transportasi.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

banner 325x300

Penandatanganan dilakukan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, bersama Direktur Utama PT Transportasi JakartaWelfizon Yuza. Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi Syamsi Hari, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta Syarifudin.

Dalam keterangannya, Afriansyah Noor mengatakan kerja sama itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat hubungan antara dunia kerja dan kebutuhan industri yang terus berkembang, khususnya di sektor transportasi publik.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan tidak hanya peningkatan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga terbukanya akses kerja yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, sektor transportasi kini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan sertifikasi sesuai kebutuhan industri.

Karena itu, Kemnaker akan mengoptimalkan sejumlah program seperti pelatihan vokasi, pemagangan nasional, hingga layanan pasar kerja berbasis digital melalui Pusat Pasar Kerja.

Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga menyoroti pentingnya perlindungan tenaga kerja. Afriansyah menegaskan aspek jaminan sosial ketenagakerjaan dan hubungan industrial yang sehat tetap menjadi bagian penting dalam kerja sama tersebut.

Di sisi lain, Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menilai kolaborasi ini dapat membantu masyarakat memperoleh akses informasi kerja yang lebih jelas dan terpercaya.

“Sinergi ini diharapkan memperkuat keterkaitan antara dunia kerja dan pencari kerja, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas dan kredibel,” katanya.

Ia menyebut transportasi publik kini tidak lagi sekadar layanan mobilitas masyarakat, tetapi juga bisa menjadi ruang tumbuhnya peluang ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.

Kerja sama ini muncul di tengah tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang, terutama kebutuhan tenaga kerja siap pakai di sektor layanan publik dan transportasi perkotaan. Pemerintah berharap kolaborasi antara lembaga negara dan industri dapat menjadi model baru dalam menciptakan sistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif dan terhubung langsung dengan kebutuhan lapangan kerja.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan RI – diolah redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *