Kerikil.id | Trenggalek – Penantian panjang masyarakat Desa Tegaren dan Desa Dermosari, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, segera berakhir. Jembatan Garuda Armco yang selama ini dibangun dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kini telah rampung 100 persen. Suara kuas yang masih mewarnai rangka baja menjadi penanda bahwa jembatan tersebut tinggal menunggu sentuhan akhir sebelum resmi digunakan warga.
Jembatan yang membentang di atas Sungai Tegaren itu dibangun oleh Kodim 0806/Trenggalek bersama masyarakat sebagai upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses yang lebih aman dan efisien bagi aktivitas masyarakat. Hingga Selasa (21/7/2026), seluruh pekerjaan konstruksi telah selesai, sementara proses pengecatan masih berlangsung sebagai tahap finishing.
Bagi masyarakat setempat, kehadiran jembatan ini bukan sekadar proyek pembangunan. Infrastruktur tersebut menjadi simbol harapan baru yang akan mempermudah perjalanan anak-anak menuju sekolah, mempercepat distribusi hasil pertanian, hingga membuka akses layanan kesehatan dan ekonomi yang selama ini terkendala kondisi medan.
Dandim 0806/Trenggalek melalui Danramil 0806-09/Tugu, Kapten Cpl Moh. Nurhadi, mengatakan seluruh tahapan pembangunan telah diselesaikan sesuai dengan perencanaan. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pengecatan untuk melindungi material konstruksi sekaligus menyempurnakan tampilan jembatan sebelum dioperasikan.
“Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Garuda Armco telah mencapai 100 persen. Tahap pengecatan yang sedang berlangsung bukan hanya memperindah tampilan, tetapi juga melindungi konstruksi agar lebih awet. Kami berharap jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat dan menjadi penggerak aktivitas ekonomi serta pembangunan di wilayah Kecamatan Tugu,” ujar Kapten Moh. Nurhadi.
Menurutnya, manfaat jembatan akan dirasakan langsung oleh warga Desa Tegaren, Desa Dermosari, dan wilayah sekitarnya. Mobilitas masyarakat akan menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih cepat, akses menuju fasilitas pendidikan maupun kesehatan semakin lancar, serta waktu tempuh antarwilayah dapat dipersingkat secara signifikan.
Keberhasilan pembangunan hingga mencapai tahap akhir juga menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sejak awal proses pembangunan, semangat gotong royong terus terpelihara sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.
Di balik kokohnya rangka baja yang kini berdiri melintasi Sungai Tegaren, tersimpan kerja keras, kebersamaan, dan kepedulian banyak pihak yang ingin menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat pedesaan.
Dengan selesainya tahap finishing, Jembatan Garuda Armco segera siap difungsikan sebagai jalur penghubung strategis yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah, menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Trenggalek.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Kerikil.id
Sumber: Pendim 0806/Trenggalek,Diolah Redaksi











