Kerikil.id, Indramayu – Pusat Daur Ulang (PDU) dan Bank Sampah Induk (BSI) yang berlokasi di Desa Sumbermulya Kecamatan Haurgeulis dan diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2020, saat ini kondisinya sangat memperihatinkan.
Bangunan megah dengan peralatan yang lengkap yang seyogyanya dapat menjadi solusi untuk mengurangi residu sampah diwilayah Indramayu bagian barat ternyata tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Bahkan saat disambangi, gedung PDU tidak ada aktifitas apapun, hanya terlihat seorang penjaga yang sedang memilah sampah di landasan pembuangan sampah sementara yang berada di depan PDU.
Warto, penjaga PDU Sumbermulya menuturkan, sudah lama PDU Sumbermulya tidak beroperasi bahkan pengelolanya tidak pernah datang
“Sehabis kontrak dengan PLN, tidak ada kegiatan lagi,” ujarnya.
Ditempat terpisah, Asep Hermawan, Kepala UPTD Kebersihan Haurgeulis saat ditemui, Selasa (13/1/2026) mengatakan, awal berdiri PDU dan BSI itu sempat mendapatkan bantuan untuk operasional dari Pemda Indramayu hingga 3 tahun, bahkan pada tahun 2024, PDU Sumbermulya dijadikan pilot project pengelolaan sampah menjadi bahan bakar RDF (Refuse Derived Fuel) bekerja sama dengan PT PLN dan untuk mendukung PLTU Indramayu, dimana diberikan fasilitas untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan untuk pemberdayaan masyarakat serta pengurangan emisi.
“Dalam perjalannya, PDU Sumbermulya sempat beberapa kali berhenti, namun setelah memperoleh kembali bantuan operasional, baru beroperasi lagi. Sekarang pun setelah kerjasama dengan PLN dihentikan, PDU Sumbermulya kembali tidak beroperasi,” ujar Asep Hermawan. (Red)
