banner 728x250
News  

Pancasila di Hati Rakyat, GMBI Indramayu Ajak Jaga Persatuan Bangsa

Foto: Dok GMBI
banner 120x600
banner 468x60

Kerikil.id | Indramayu – Di tengah derasnya arus perubahan zaman, perkembangan teknologi, hingga beragam tantangan sosial yang terus bermunculan, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap menjadi jangkar yang menjaga Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang majemuk.

Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 menjadi pengingat bahwa persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial bukan sekadar slogan, melainkan harus terus hidup dalam keseharian masyarakat.

banner 325x300

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Indramayu, Ono Cahyono, saat ditemui di Sekretariat DPD GMBI Indramayu, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Senin (1/6/2026).

Menurut Ono, Pancasila merupakan pondasi utama yang menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini. Karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat rasa persaudaraan dan semangat kebangsaan.

“Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai dasar negara semata, tetapi harus menjadi nilai yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata dengan semangat keadilan sosial, kepedulian terhadap sesama, serta keberpihakan kepada masyarakat kecil. Hal ini harus terus menjadi perhatian bersama agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ono.

Bagi Ono, kekuatan bangsa Indonesia tidak hanya terletak pada kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga pada kemampuan masyarakatnya dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki.

Ia menegaskan, sebagai organisasi yang lahir dari, oleh, dan untuk masyarakat, GMBI memiliki komitmen untuk terus mendorong pembangunan yang berpihak kepada rakyat serta memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil.

Menurutnya, pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang mampu membuka kesempatan yang sama bagi seluruh warga negara, memberikan ruang partisipasi kepada masyarakat, serta menciptakan keadilan sosial yang dapat dirasakan secara nyata.

“Nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam setiap upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan. Ketika rakyat sejahtera, maka semangat persatuan akan semakin kuat,” tegasnya.

Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Ono juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan tidak hanya dalam kehidupan nyata, tetapi juga di ruang digital.

Menurutnya, masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Menjaga persatuan bangsa hari ini juga berarti menjaga etika dalam bermedia sosial. Jangan sampai perbedaan pendapat justru memecah persaudaraan. Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan kita,” katanya.

Di Hari Lahir Pancasila ini, GMBI Indramayu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat semangat gotong royong, memperkuat solidaritas sosial, serta menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam membangun Indonesia yang maju, adil, damai, dan sejahtera.

Penulis:Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: DPD LSM GMBI Kabupaten Indramayu – Diolah Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *