Kerikil.id | Indramayu — Kebiasaan warga datang ke kantor PDAM hanya untuk membayar tagihan atau melaporkan gangguan air perlahan mulai berubah. Kini, berbagai layanan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu dapat diakses langsung melalui telepon genggam.
PDAM Tirta Darma Ayu resmi meluncurkan aplikasi layanan pelanggan berbasis digital bertajuk Banyu Digital di Aula PDAM Indramayu, Selasa (5/5/2026).
Peluncuran aplikasi tersebut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama jajaran direksi PDAM, perwakilan Politeknik Negeri Indramayu, dewan pengawas, kepala Baperida, serta perwakilan masyarakat.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan praktis, aplikasi tersebut dihadirkan sebagai upaya mempermudah akses layanan air bersih bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengapresiasi langkah transformasi digital yang dilakukan PDAM Indramayu.
Menurutnya, pelayanan publik harus mampu bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat yang kini menginginkan layanan cepat, mudah, dan transparan.
“Ini bentuk komitmen Pemkab untuk mempermudah layanan publik. Warga nggak perlu lagi antre ke kantor cuma buat bayar atau lapor meteran. Semua bisa dari HP,” ujar Lucky Hakim.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan administratif, tetapi juga respon cepat terhadap berbagai persoalan layanan di lapangan.
Direktur Utama PDAM Indramayu, H. Nurpan, menjelaskan aplikasi Banyu Digital memiliki lima fitur utama yang dirancang untuk memudahkan pelanggan.
Fitur tersebut meliputi layanan cek dan pembayaran tagihan yang terintegrasi dengan e-wallet dan mobile banking, pelaporan gangguan secara real time, pendaftaran sambungan baru secara online, baca meter mandiri melalui foto meteran pelanggan, hingga informasi jadwal giliran air dan pemadaman langsung ke ponsel pelanggan.
“Banyu Digital ini kita buat karena keluhan pelanggan soal antrean, tagihan loncat, dan lambatnya respon pengaduan. Sekarang semua serba cepat dan transparan,” ujar Nurpan.
Dalam kesempatan itu, Lucky Hakim juga mencoba langsung aplikasi tersebut dengan melakukan pembayaran tagihan pelanggan secara simbolis.
Ia meminta PDAM terus melakukan sosialisasi hingga ke desa-desa agar masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi tetap mendapatkan pendampingan dan pelayanan yang maksimal.
Aplikasi Banyu Digital mulai dapat diunduh secara gratis melalui Play Store dan App Store. PDAM Indramayu juga berkomitmen terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar pemanfaatan layanan digital semakin luas dan memudahkan pelanggan.
Bagi sebagian warga, kehadiran aplikasi tersebut bukan hanya soal kemudahan membayar tagihan, tetapi juga menjadi tanda perubahan pelayanan publik yang mulai semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Humas Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu – Diolah Redaksi


















