banner 728x250
News  

Dari Masjid di Padang, Harapan Baru Anak Muda Dimulai Lewat Pelatihan AI

Foto: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaa RI
banner 120x600
banner 468x60

| Padang – Suasana di halaman Masjid Raya Balai Gadang, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2026), terasa lebih hangat dari biasanya.

Di tengah agenda peresmian sumur bor, harapan baru bagi ribuan anak muda Sumatera Barat ikut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli.

banner 325x300

Melalui Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, pemerintah menyiapkan pelatihan berbasis kecerdasan artifisial (AI) bagi 3.100 pemuda di Kota Padang dan sekitarnya. Program tersebut dihadirkan sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi sekaligus membuka jalan bagi generasi muda agar lebih siap menghadapi dunia kerja yang terus berubah.

Bagi banyak anak muda, perkembangan teknologi kerap terasa jauh dan sulit dijangkau. Namun melalui program ini, kesempatan belajar digital kini dibuka lebih luas. Para peserta nantinya akan mendapatkan akses pelatihan melalui platform pembelajaran berbasis AI yang menyediakan berbagai materi pengembangan kompetensi.

Mulai dari pengembangan diri, kewirausahaan, keterampilan nonteknis, hingga kemampuan lain yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern akan menjadi bagian dari pembelajaran yang dapat diakses peserta.

“Kalau 3.100 kurang, bisa diminta tambahan. Tapi habiskan dulu kuota pelatihannya sebanyak 3.100. Saya ingin anak-anak muda kita punya keterampilan, punya skill, punya kompetensi untuk bisa bersaing,” ujar Yassierli.

Pernyataan tersebut disambut antusias masyarakat yang hadir. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan kerja yang semakin ketat, pelatihan berbasis AI dinilai menjadi peluang baru bagi generasi muda Sumatera Barat untuk meningkatkan kemampuan dan membuka masa depan yang lebih baik.

Yassierli menjelaskan, kuota 3.100 peserta tersebut merupakan tahap awal penerima akses pelatihan digital yang disiapkan Kemnaker. Pemerintah berharap program itu dapat menjangkau lebih banyak masyarakat ke depannya.

Tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan, Kemnaker juga disebut terus hadir dalam berbagai situasi yang dihadapi masyarakat Sumatera Barat. Saat bencana banjir dan tanah longsor melanda wilayah tersebut, Kemnaker menghadirkan posko layanan masyarakat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang selama tiga bulan.

Selain layanan darurat, Kemnaker turut menyalurkan berbagai program pemulihan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat senilai Rp30,3 miliar melalui program Padat Karya dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

Di tengah perkembangan teknologi yang bergerak cepat, program pelatihan AI ini menjadi lebih dari sekadar pembelajaran digital. Bagi banyak anak muda, ini adalah kesempatan untuk membangun harapan baru, meningkatkan kemampuan, dan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di masa depan.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaa RI – diolah Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *