Kerikil.id | Indramayu – Di tengah derasnya arus modernisasi, banyak sejarah lisan yang mulai terlupakan. Padahal, cerita-cerita masa lalu itu menyimpan nilai budaya dan pesan moral yang penting untuk generasi mendatang. Salah satunya adalah kisah asal-usul nama Situ Bolang yang berada di Desa Jati Sura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
Sekilas, Situ Bolang tampak seperti bendungan pada umumnya. Namun bagi sebagian masyarakat setempat, tempat ini menyimpan cerita unik yang diwariskan secara turun-temurun dari para orang tua zaman dahulu.
Seorang warga Desa Jati Sura yang enggan disebutkan namanya menuturkan, asal-usul nama Situ Bolang diyakini berawal dari kisah Buyut Arsitem yang berasal dari Sumber, Majalengka.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, pada masa lalu Buyut Arsitem memiliki 11 ekor kerbau yang digembalakan oleh abdinya bernama Ki Lajem. Setiap hari, kerbau-kerbau tersebut dimandikan di sebuah lokasi yang kini dikenal sebagai Situ Bolang.
Namun, kisah unik terjadi saat kerbau-kerbau itu masuk ke air. Diceritakan, jumlah kerbau seolah-olah menjadi 12 ekor, dengan satu di antaranya berwarna putih. Anehnya, setelah selesai mandi dan kembali digiring pulang, jumlahnya kembali menjadi 11 ekor seperti semula.
“Setiap kerbau itu masuk mandi jumlahnya jadi 12, ada satu yang putih seperti kebo bule. Tapi saat pulang tetap 11,” ujar warga tersebut.
Karena kejadian tersebut terus berulang, sang penggembala merasa kebingungan dan menganggap ada satu kerbau yang hilang. Dari peristiwa itulah kemudian muncul sebutan “Bolang”, yang dalam penuturan masyarakat merupakan singkatan dari “kebo hilang”.
Terlepas dari benar atau tidaknya kisah tersebut, warga setempat menganggap cerita ini sebagai bagian dari warisan lisan yang sarat makna. Ia juga berpesan agar masyarakat yang berada di sekitar Situ Bolang tetap menjaga sikap dan ucapan.
“Kalau berada di area Situ Bolang, jangan sombong, jangan takabur, tetap hati-hati dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” pesannya.
Meski bercampur antara sejarah dan mitos, kisah Situ Bolang menjadi bagian dari identitas budaya lokal yang terus hidup di tengah masyarakat Jati Sura, sekaligus mengingatkan bahwa setiap tempat sering kali menyimpan cerita yang lebih dalam dari yang terlihat.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Wawancara Langsung


















