
Kerikil.id | Indramayu – Suasana penuh semangat dan nasionalisme terasa di Makodim 0616/Indramayu, Minggu (24/5/2026). Sebanyak 56 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Semester 1 Tahun 2026 Universitas Wiralodra Indramayu mengikuti Workshop Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara yang digelar sebagai upaya membangun karakter pendidik muda yang cinta tanah air, disiplin, dan berjiwa kebangsaan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Makodim tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi para mahasiswa calon guru. Tidak hanya mendapatkan materi wawasan kebangsaan, para peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga persatuan, toleransi, serta semangat bela negara di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Acara dibuka langsung oleh Pasiter Kodim 0616/Indramayu Kapten Arh Heri Subianto mewakili Komandan Kodim 0616/Indramayu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter generasi bangsa agar memiliki jiwa nasionalisme dan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mahasiswa calon guru merupakan calon pemimpin pendidikan di masa depan. Karena itu, penguatan nilai kebhinekaan dan bela negara menjadi penting agar nantinya mampu menanamkan semangat persatuan dan karakter kebangsaan kepada peserta didik,” ujar Kapten Heri Subianto.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya soal perkembangan teknologi, tetapi juga bagaimana menjaga generasi muda agar tetap memiliki identitas kebangsaan, toleransi, dan semangat gotong royong di tengah derasnya arus informasi global.
Workshop tersebut berlangsung interaktif dengan berbagai materi yang menitikberatkan pada penguatan ideologi Pancasila, wawasan nusantara, nilai toleransi antarumat beragama, hingga pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.
Para mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Sesekali suasana cair dengan diskusi dan sesi motivasi yang membangun semangat pengabdian sebagai calon pendidik.
Bagi sebagian peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena dapat belajar langsung dari lingkungan TNI mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Selain menjadi sarana pembinaan karakter, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara dunia pendidikan dengan TNI dalam membangun generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat.
Di akhir kegiatan, para mahasiswa menyampaikan harapan agar ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama workshop dapat menjadi bekal dalam menjalankan profesi guru di masa mendatang, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai penjaga nilai persatuan dan kebhinekaan bangsa Indonesia.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Pelda Narto Koordinator Pendidikan karakter Kodim 0616/Indramayu

















