banner 728x250

Di Antara Deru Kendaraan Pasupati, Driver Maxim Ini Memilih Berhenti dan Menyelamatkan Nyawa

Fotoo: Humas Maxim Indonesia
banner 120x600
banner 468x60

Kerikil.id|  Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Jalan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja atau Jembatan Pasupati, sebuah aksi kemanusiaan sederhana namun penuh keberanian terjadi. Rudi Setiawan (45), mitra pengemudi Maxim Indonesia, menjadi sosok yang berhasil menggagalkan upaya percobaan bunuh diri seorang pria tak dikenal yang hendak melompat dari jembatan tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat Rudi tengah dalam perjalanan menuju masjid setelah menyelesaikan pesanan penumpang. Ketika melintas di kawasan Jembatan Pasupati, ia melihat seorang pria berdiri di tepi jembatan dengan gerak-gerik mencurigakan dan tampak berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil.

banner 325x300

Merasa situasi tersebut berbahaya, Rudi segera memutar arah kendaraannya. Tanpa ragu, ia menghampiri pria tersebut, turun dari sepeda motor, lalu merangkul dan menahannya agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan dirinya.

Upaya tersebut tidak berjalan mudah. Pria itu sempat menolak dan berusaha menjauh, namun Rudi tetap bersabar menenangkan serta membujuknya. Setelah beberapa saat, pria tersebut akhirnya bersedia menjauh dari tepi jembatan dan dibawa ke lokasi yang lebih aman.

Aksi kepedulian Rudi kemudian menjadi sorotan publik setelah video kejadian tersebut beredar luas di media sosial dan menuai apresiasi masyarakat.

Sebagai bentuk penghargaan atas tindakan kemanusiaan tersebut, Maxim Indonesia memberikan apresiasi berupa potongan komisi aplikasi sebesar 0 persen serta hadiah khusus kepada Rudi Setiawan.

Head of Subdivision Maxim Bandung, Harry Purwanto, menyampaikan bahwa tindakan Rudi mencerminkan nilai kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat kemanusiaan yang dijunjung perusahaan.

“Kami mengapresiasi tindakan Rudi yang menunjukkan keberanian dan kepedulian dalam membantu sesama. Ini merupakan contoh nyata nilai kemanusiaan yang patut diteladani,” ujar Harry dalam keterangannya.

Sementara itu, Rudi mengaku tidak pernah membayangkan aksinya akan menjadi perhatian publik. Ia hanya mengikuti naluri kemanusiaannya ketika melihat seseorang berada dalam kondisi berbahaya.

“Saya merasa prihatin melihat kondisinya. Saya hanya ingin meyakinkan bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluar, dan selalu ada harapan selama kita mau bertahan,” ungkap Rudi.

Pria tersebut diketahui tengah menghadapi persoalan pribadi dan kini telah kembali beraktivitas normal.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental serta dorongan untuk mencari bantuan profesional ketika menghadapi tekanan hidup.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Min.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *