banner 728x250
News  

Jembatan Tua Nyaris Putus Harapan Warga, Garuda Hadir Membuka Jalan Baru bagi Petani Kroya

Foto: Pendim 0616/Indramayu
banner 120x600
banner 468x60

Kerikil.id |Indramayu – Selama bertahun-tahun, warga Desa Sukamelang dan Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, harus hidup berdampingan dengan kondisi jembatan yang semakin rapuh dimakan usia.

Setiap kali melintas, terutama saat membawa hasil panen, rasa khawatir selalu menghantui. Bagi para petani, jembatan itu bukan sekadar akses penghubung, melainkan urat nadi kehidupan yang menentukan kelancaran roda ekonomi keluarga mereka.

banner 325x300

Kini, harapan baru mulai tumbuh. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang tengah berjalan menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses transportasi yang aman dan layak.

Komitmen untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana terlihat saat Kodim 0616/Indramayu menerima kunjungan kerja Tim Audit Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itdam III/Siliwangi dalam rangka pelaksanaan Post Audit Program Kerja dan Anggaran (Progja) Tahun Anggaran 2026, sekaligus melakukan pengawasan terhadap percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

Tim audit yang dipimpin Kolonel Inf Indra Padang, S.Sos., M.I.Pol. turun langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan pembangunan jembatan. Selain melakukan pengecekan fisik, tim juga memeriksa berbagai aspek administrasi yang meliputi bidang perencanaan, operasi, personel, logistik, hingga keuangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Bagi warga setempat, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Kehadirannya dianggap sebagai jawaban atas berbagai kesulitan yang selama ini mereka hadapi.

Selama bertahun-tahun, kondisi jembatan lama yang rusak dan tidak lagi layak dilintasi sering menjadi kendala utama, terutama bagi petani yang harus mengangkut hasil panen menuju pasar maupun tempat penampungan hasil pertanian.

Tidak sedikit warga yang memilih memutar jalan lebih jauh demi keselamatan. Kondisi tersebut tentu berdampak pada meningkatnya biaya transportasi dan menurunnya efisiensi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami sangat berharap pembangunan ini segera selesai. Selama ini kalau membawa hasil panen harus ekstra hati-hati karena kondisi jembatan sudah memprihatinkan,” ungkap salah seorang warga yang turut menyaksikan proses pembangunan.

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diyakini akan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Tim Wasrik Itdam III/Siliwangi juga memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi guna memastikan pembangunan berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Kodim 0616/Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi warga Sukamelang dan Kroya, pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya tentang beton, baja, dan konstruksi. Lebih dari itu, jembatan ini adalah simbol harapan baru yang menghubungkan masa lalu yang penuh keterbatasan dengan masa depan yang lebih baik.

Ketika jembatan lama nyaris memutus harapan warga, kini Garuda hadir membuka jalan baru bagi para petani, anak-anak sekolah, pedagang, dan seluruh masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada akses transportasi yang aman dan memadai.

Dengan pengawasan yang ketat dan dukungan berbagai pihak, masyarakat berharap Jembatan Perintis Garuda segera rampung dan menjadi tonggak kemajuan baru bagi wilayah Kroya dan sekitarnya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi 
Sumber: Pendim 0616/Indramayu,Diolah Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *